Rabu, Januari 14, 2026

PLN Sebut Bauran EBT di Sulbagsel Capai 45,8 Persen

Must Read

MONETER – Emiten
listrik milik negara, PT PLN (Persero) mencatat bauran Energi Baru Terbarukan
(EBT) mencapai 45,8 persen di Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Angka ini melampaui
23 persen dari target nasional pada 2025.

 

Kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID)
Sulselrabar Moch Andy Adchaminoerdin, dengan pasokan daya yang dimiliki saat
ini PLN memastikan kebutuhan listrik untuk masyarakat mencukupi.

 

“Dengan pasokan yang andal ini juga bisa
meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Sulawesi Selatan,
Tenggara, dan Barat,” ujar Andy, di Makassar, Rabu (10/5/2023).

 

Saat ini sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan,
khususnya di Sulselrabar telah disuplai oleh energi terbarukan, seperti PLTB
Tolo (60 MW), PLTB Sidrap (70 MW), PLTA Bakaru (2×63 MW), PLTA Poso (515 MW),
PLTA Malea (90 MW), dan PLTA Bili-bili (19,5 MW).

 

Dengan sistem kelistrikan di Sulsel tersebut, maka PLN
mencatat cadangan daya area Sulselrabar mencapai 277 MW dengan daya mampu 1.949
MW, sementara beban puncak hanya berada di angka 1.672 MW.

 

Maka guna menangkap berbagai peluang kerja sama, ada
beberapa strategi yang dilakukan PLN. Pertama, PLN memastikan pelanggan
mendapatkan pasokan listrik yang cukup.

 

Kedua,
langkah yang dilakukan PLN adalah gencar mempromosikan promo tambah daya serta
percepatan proses sambung baru dan tambah daya.

 

“PLN sudah menyediakan aplikasi PLN Mobile untuk
mempercepat seluruh proses mulai dari pasang baru, tambah daya, bayar listrik,
hingga membeli token. Dengan hadirnya PLN Mobile, layanan PLN semakin mudah
dijangkau dan cepat,” ujar Andy.

 

Ketiga,
menyasar seluruh peluang pangsa pasar, mulai dari Industri smelter, rumah
tangga, sektor pertanian, budi daya ikan, pedagang kaki lima, hingga kendaraan
listrik.

 

Andy menjelaskan PLN berkomitmen untuk mendorong
pendapatan dan produktivitas petani melalui program electrifying agriculture. Salah satunya dengan terus meningkatkan
jumlah petani dan peternak yang merasakan manfaat program electrifying agriculture.

 

Selain mendukung electrifying
agriculture
, hal ini juga merupakan langkah PLN untuk memenuhi listrik di
daerah 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

 

Salah satunya Desa Saruran, Kabupaten Enrekang yang
berada di daerah pegunungan dan jauh dari permukiman penduduk yang saat ini
sudah dapat menikmati pelayanan dari PLN. Adapun total daya terpasang untuk
pelanggan tersebut sebesar 795 kiloVolt Ampere (kVA).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img