Moneter.id – Jakarta
– Arcandra Tahar, Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan
buku berjudul “Public Interest in Energy Sector”. Buku ini membahas
berbagai aspek energi baik nasional maupun global.
“Tulisan dalam buku ini merupakan bagian dari pengalaman
saya sewaktu mendapat amanah sebagai Menteri ESDM periode 2016 dan Wakil
Menteri ESDM periode 2016-2019 serta ketika saya belajar dan bekerja selama
lebih dari 20 tahun di industri migas dunia, khususnya di Amerika Serikat,”
kata Arcandra, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (6/7/2023).
“Terima kasih kepada para follower dan pembaca yang
terus menyemangati dan memberikan masukan mengenai tulisan-tulisan kami. Karena
banyaknya keinginan dari pembaca juga, kami akhirnya menyusun rangkaian tulisan
tersebut menjadi sebuah buku. Harapan kami, buku ini bisa dibaca secara lebih
luas, terutama kepada generasi muda agar dapat memahami berbagai aspek mengenai
energi,” kata Arcandra, yang kini menjabat Komisaris Utama PT Perusahaan
Gas Negara Tbk (PGN).
Dalam kata sambutannya di buku tersebut, Presiden Joko
Widodo (Jokowi) menyampaikan sebagai negara dengan populasi penduduk yang besar
dan ekonomi yang tumbuh positif, kebutuhan energi Indonesia akan terus
meningkat.
Untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi itu,
diperlukan peningkatan investasi di sektor migas dan pemerintah telah melakukan
transformasi penyederhanaan perizinan dan memberikan kepastian hukumnya melalui
UU Cipta Kerja.
Kepala Negara juga menyampaikan Pemerintah Indonesia
memerlukan keterlibatan, dukungan, dan kolaborasi dari berbagai pihak untuk
menjawab berbagai tantangan transisi energi baru terbarukan dan rendah karbon
yang adil dan merata serta menjamin kesejahteraan masyarakat Indonesia.
“Buku ini memuat pengalaman, keahlian, ide dan
gagasan otentik dari Arcandra Tahar sebagai seorang ahli di sektor energi.
Tidak hanya menjabarkan berbagai tindakan, praktik-praktik baik dan inisiatif
kebijakan yang telah dilakukan, namun juga memuat langkah-langkah strategis
yang dapat diambil untuk menjawab tantangan masa depan. Dengan berbagai
inisiatif dan inovasi tersebut, harapannya ketahanan energi nasional dapat
terwujud secara berkelanjutan serta mengurangi ketergantungan Indonesia
terhadap sumber energi tertentu,” kata Presiden.
“Selamat membaca dan memahami berbagai isu-isu
menarik terkait energi dan sumber daya alam yang ditulis dengan apik dan epik
oleh Pak AT,” tulis Ignasius Jonan dalam tulisan pengantar buku.
Acara peluncuran buku Arcandra dirangkai dengan diskusi
energi dan bedah buku yang menghadirkan Purnomo Yusgiantoro (Menteri ESDM
2000-2009), Ignasius Jonan (Menteri ESDM 2016-2019) dan Darmawan Prasodjo
(Direktur Utama PLN).
Hadir pula Menteri ESDM Arifin Tasrif, Menteri Kelautan
dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia
Kerja periode 2014-2019, tokoh nasional, pejabat ESDM dan SKK Migas, dan juga sejumlah
jurnalis.




