Kamis, April 30, 2026

Tahun 2023, Bank Sultra Kantongi Laba Bersih Rp406 Miliar

Must Read

Moneter.id –
Kendari – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) mencatat
laba bersih sebesar Rp406 miliar sepanjang tahun 2023. Raihan ini meningkat
sebesar 34 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Pencapaian
luar biasa terjadi pada tahun 2023 dengan capaian laba bersih (non-audit)
sebesar Rp406 miliar,” kata Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Abdul
Latif, Senin (22/1/2024).

Katanya,
bahwa saat ini kantor akuntan publik tengah melaksanakan audit terhadap laporan
keuangan bank.

Namun,
pihaknya memprediksi perolehan laba posisi 31 Desember 2023 mengalami
peningkatan yang signifikan sebesar 103 miliar atau 34 persen dibandingkan
dengan laba bersih buku tahun 2022.

Diketahui, pada
buku tahun 2020 laba perseroan mencapai Rp260 miliar, yang kemudian meningkat
pada tahun 2021 menjadi Rp272 miliar, kemudian pada tahun 2022 juga meningkat
menjadi Rp303 miliar.

“Pertumbuhan
laba ini tidak terlepas dari efektivitas fungsi intermediasi dan kemampuan
perusahaan dalam memobilisasi dana secara ekonomis,” ujarnya.

Jelasnya,
bahwa pertumbuhan laba bersih tersebut merupakan hasil dari sejumlah langkah
strategis yang telah dilakukan bersama seluruh pengurus dan karyawan Bank
Sultra.

Salah
satunya adalah dengan menekan biaya bunga dengan menurunkan presentasi dana
mahal dan meningkatkan CASA.

“Strategi
bisnis tentu harus dirumuskan dengan tepat. Dan salah satu yang menjadi fokus
kami adalah terus meningkatkan portofolio kredit yang sehat, disertai inovasi
di sisi produk, proses, serta operasional bank,” ungkapnya.

Abdul
latif menyampaikan bahwa pihaknya juga mendorong ekspansi kredit untuk terus
tumbuh dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat serta bersinergi dengan
pemerintah daerah.

“Peningkatan
laba Bank Sultra berdampak pada peningkatan dividen yang akan dibagikan kepada
pemegang saham. Pada tahun buku 2022 bank mendistribusikan Rp212 miliar.
Dividen Bank Sultra juga merupakan salah satu pendapatan asli daerah,”
sebut Abdul Latif.

Ia
menjelaskan bahwa pada tahun 2024 ini, pihaknya tetap memiliki optimisme untuk
terus menumbuhkan kinerja Bank Sultra, begitu juga dengan ruang pertumbuhan
kredit masih terbuka, yang didukung dengan kebijakan pemerintah dalam upaya
pemulihan ekonomi.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Permintaan Meningkat, Microchip Perluas Produksi Maser Hidrogen

Perusahaan semikonduktor global Microchip Technology membuka fasilitas produksi baru di Tuscaloosa, Alabama, Amerika Serikat, guna meningkatkan kapasitas produksi maser...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img