Moneter.id –
Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk
menargetkan pertumbuhan pembiayaan kepemilikan rumah atau KPR pada tahun 2024 menjadi
Rp5,3 triliun.
SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy
Suryadi Dharmawan mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat
tercapai mengingat kebutuhan perumahan di Indonesia masih sangat besar. Di
samping itu, kesenjangan kebutuhan hunian atau backlog juga masih cukup tinggi.
“Strategi bisnis kami tetap fokus pada segmen
retail individual dimana KPR akan menjadi salah satu kontributor terbesar. Tahun
ini kami targetkan bisnis KPR tumbuh dua digit dengan target booking naik tujuh kali lipat
dibandingkan pencapaian tahun lalu,” ujarnya diketerangan resminya, Kamis (15/2/2024).
Melanjutkan pertumbuhan di tahun 2023, di
tahun ini Bank Muamalat akan menjalankan sejumlah strategi untuk menggenjot
pertumbuhan bisnis KPR. Salah satunya melalui program pricing khusus spesial hijrah fixed
long tenor yang memberikan kepastian pembayaran angsuran selama tenor hingga 15 tahun.
Selain itu, ada program marjin berjenjang
mulai setara 3,88% efektif p.a untuk pembelian rumah baru dari pengembang
rekanan Bank Muamalat dan take over dari
bank lain.
Pionir bank syariah di Tanah Air ini juga
merilis program KPR Hijrah Baitullah yang menawarkan pembiayaan kepemilikan
rumah, sekaligus memperoleh kesempatan berangkat untuk beribadah haji atau
umrah sekeluarga.
Penguatan strategi lainnya untuk
melakukan optimalisasi penjualan KPR adalah dengan memperbanyak rekanan
pengembang dan agen properti. Bank Muamalat juga akan memaksimalkan penjualan
melalui telesales dan Branch Sales Officer (BSO).
Menurut Dedy, Bank Muamalat juga telah melakukan
peningkatan Service Level Agreement (SLA) menjadi 3-5 hari kerja. Peningkatan
SLA tersebut berkaitan erat dengan inisiatif pembangunan Consumer Processing
Center (CPC) di enam kota yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Yogyakarta,
Surabaya dan Makassar.
Produk unggulan
Bank Muamalat memiliki produk unggulan yang
diberi nama KPR Hijrah, yaitu produk pembiayaan untuk kepemilikan rumah tinggal
termasuk untuk renovasi dan pengalihan (take
over) dari bank lain, terutama bagi para nasabah yang menginginkan
pembiayaannya dilakukan berdasarkan prinsip syariah.
Keunggulan produk KPR Hijrah di
Bank Muamalat antara lain uang muka yang ringan mulai dari 0%, besar angsuran
atau cicilan bersifat pasti serta pembiayaan yang sifatnya fleksibel dan
disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Selain take over pembiayaan, nasabah juga bisa melakukan penambahan (top up) pembiayaan. Dana top up tersebut bisa digunakan antara
lain untuk renovasi rumah, pembelian perabotan rumah, atau kebutuhan lainnya.




