Sabtu, Maret 28, 2026

Lintasarta Raih Dua Penghargaan Internasional, Perkuat Posisi di Solusi ICT dan Keamanan Siber

Must Read

Lintasarta meraih dua penghargaan internasional dalam ajang Global Economics Awards 2025, memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi ICT dan keamanan siber terdepan di Indonesia.

Pengakuan ini mencerminkan meningkatnya peran Lintasarta dalam menjawab kebutuhan industri akan infrastruktur digital yang andal, adopsi Kecerdasan Artifisial (AI) yang terukur, serta perlindungan siber yang semakin krusial di tengah lanskap digital yang kian kompleks, sekaligus memperkuat kedaulatan digital dan kedaulatan AI Indonesia di era transformasi berbasis teknologi.

Dalam ajang tersebut, Lintasarta sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, meraih dua kategori sekaligus, yaitu:

Outstanding ICT Solution Provider – Indonesia 2025
Most Innovative Cybersecurity Solution Provider – SQURA Cybersec – Indonesia 2025.

Director & Chief IT Services Officer Lintasarta, Ginandjar menyampaikan bahwa pengakuan ini dipandang sebagai validasi atas arah strategis Perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang terintegrasi dan berdampak nyata bagi industri. “Penghargaan ini menjadi pengakuan atas transformasi Lintasarta yang tidak lagi hanya berperan sebagai penyedia infrastruktur, tetapi sebagai orkestrator ekosistem AI yang terintegrasi. Kami berfokus pada mendorong adopsi AI yang terukur dan relevan bagi industri, melalui kapabilitas komputasi, solusi berbasis use case industri, hingga pengembangan talenta, sehingga mampu memberikan dampak bisnis yang nyata sekaligus memperkuat kesiapan AI nasional,” ujar Ginandjar.

Kategori Outstanding ICT Solution Provider diberikan atas kapabilitas Lintasarta dalam mengembangkan dan mengimplementasikan solusi teknologi yang mendorong efisiensi operasional serta mempercepat transformasi digital di berbagai sektor industri. Sementara itu, penghargaan Most Innovative Cybersecurity Solution Provider untuk SQURA Cybersec menegaskan komitmen Lintasarta dalam memastikan bahwa setiap akselerasi digital dan AI berjalan secara aman, compliant, dan resilient. Pendekatan ini menjadi krusial dalam membangun kepercayaan di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber.

Sejalan dengan strategi Beyond AI Factory, Lintasarta mengedepankan pendekatan terintegrasi yang mencakup infrastrutur, solusi hingga pengembangan kapabilitas, sekaligus mendukung penguatan kedaulatan AI Indonesia. Beyond Infrastructure yang dikembangkan Lintasarta dalam mendukung transformasi digital pelanggan, melalui integrasi solusi 4C—Connectivity untuk memastikan keandalan sistem, Cloud untuk mendukung skalabilitas infrastruktur, Cybersecurity untuk menjamin keamanan dan kepatuhan data, serta Collaboration untuk mengorkestrasi ekosistem digital dan AI secara terintegrasi.

Melalui Beyond Solutions, perusahaan mendorong akselerasi pemanfaatan AI dengan menghadirkan solusi berbasis use case industri yang telah tervalidasi dan siap diimplementasikan secara luas. Pendekatan ini memungkinkan transformasi dari sekadar pilot project menjadi implementasi skala industri dengan dampak bisnis yang terukur.

Di sisi lain, melalui pilar Beyond Capability, Lintasarta turut memperkuat pengembangan talenta AI dan kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui inisiatif seperti Gerakan AI Merdeka, guna memperkuat kesiapan ekosistem AI Indonesia yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, The Global Economics Limited, sebagai penyelenggara The Global Economic Awards, merupakan lembaga yang menyajikan publikasi keuangan berbasis di London, Inggris yang secara rutin mengapresiasi pelaku industri dari berbagai sektor atas kinerja, inovasi, dan kontribusinya terhadap perkembangan industri.

Tim Dewan juri Global Economics Awards menilai Lintasarta menunjukkan konsistensi dalam mengintegrasikan inovasi teknologi dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Lintasarta memperlihatkan pendekatan yang terstruktur dalam membangun solusi ICT yang scalable serta kemampuan untuk mengantisipasi tantangan keamanan siber secara proaktif. Hal ini menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan di tengah percepatan transformasi digital,” ujar perwakilan Dewan Juri.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Internet Ngebut 110 Mbps, Komdigi Siaga 24 Jam Amankan Arus Balik 10 Ribu Penumpang

Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan layanan telekomunikasi tetap stabil saat arus balik Lebaran 2026. Di tengah pergerakan sekitar 10...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img