Senin, Maret 30, 2026

Pecah Rekor! Autopedia Sukses Lestari Tembus Pendapatan Rp1 Triliun di 2025

Must Read

​PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) berhasil menorehkan pencapaian bersejarah dengan menjadi emiten mobil bekas pertama di Indonesia yang mampu menembus angka pendapatan Rp1 triliun pada tahun fiskal 2025. Perolehan tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 14,5% dibandingkan tahun 2024.

Kinerja yang impresif dari perusahaan yang menaungi bisnis lelang JBA, ritel mobil bekas Caroline.id, dan MotoGadai ini juga diiringi dengan capaian laba bersih tahun berjalan yang menyentuh angka Rp45 miliar.

​Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat jaringan dan operasional.

“Pertumbuhan positif ini merupakan hasil dari strategi agresif ASLC memperkuat ekosistem pelaku usaha mobil bekas, kesadaran merek dan keunggulan operasional,” kata Jany Candra.

​Kontribusi terbesar terhadap pendapatan berasal dari Caroline.id yang merupakan platform online to offline jual beli mobil bekas. Caroline.id sukses mencatatkan penjualan sebesar Rp730,5 miliar pada FY-2025 dengan volume penjualan mencapai hampir 4.500 unit mobil bekas, atau meningkat 24,5% secara tahunan.

Sementara itu, unit bisnis lelang JBA Indonesia tetap mengukuhkan posisinya sebagai yang terbesar di tanah air dengan menjual lebih dari 124 ribu unit kendaraan dan membukukan pendapatan sebesar Rp272,5 miliar.

​Di sisi lain, unit bisnis MotoGadai yang masih berada dalam tahap awal pengembangan juga menunjukkan potensi yang sangat menjanjikan. Pada tahun 2025, MotoGadai meraih pendapatan sebesar Rp5,4 miliar yang menandakan lonjakan sebesar 72% dari tahun sebelumnya. Untuk memperkuat sinergi di dalam ekosistemnya, ASLC baru-baru ini meresmikan cabang baru MotoHub di Serpong sebagai titik temu fisik yang menghubungkan dealer dan pelanggan.

​Mengenai kehadiran MotoHub, Jany Candra menjelaskan bahwa ini adalah upaya perusahaan untuk menyatukan pengalaman transaksi dalam satu wadah praktis. “Ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan Motogadai dengan dealer rekanan dan pelaku usaha mobil bekas lainnya, sehingga memudahkan customer yang ingin mengecek unit dapat langsung datang ke Motohub,” ujar Jany.

Menurutnya, keberadaan fasilitas fisik ini sangat krusial dalam membangun kepercayaan pelanggan melalui pengalaman langsung. “Adanya Motohub membuat customer dapat langsung melihat unit kendaraan sekaligus mengakses layanan pembiayaan di tempat, sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat,” imbuhnya.

​Memasuki tahun 2026, ASLC tetap menunjukkan optimisme tinggi meskipun situasi ekonomi global diwarnai ketidakpastian akibat dinamika geopolitik di Timur Tengah. Perusahaan meyakini bahwa pasar mobil bekas tetap akan memiliki daya tahan yang kuat dalam berbagai kondisi ekonomi. “Karena mobil bekas selalu menjadi alternatif rasional di tengah daya beli yang selektif,” pungkas Jany.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

RISE Catatkan Lonjakan Laba 165% di 2025, Penjualan Apartemen Jadi Motor Utama

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) menunjukkan ketangguhan fundamental bisnisnya dengan membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img