Momentum pascalebaran dinilai menjadi salah satu pendorong penting bagi pergerakan konsumsi rumah tangga, seiring masyarakat yang mulai kembali menjalani aktivitas normal dan memenuhi berbagai kebutuhan penunjang rutinitas.
Melihat peluang tersebut, Shopee memanfaatkan fase transisi usai Idulfitri 1447 H sebagai momentum untuk mendorong belanja kebutuhan harian, perlengkapan rumah tangga, hingga produk gaya hidup yang berpotensi menggerakkan roda ekonomi domestik.
Setelah periode Ramadan dan Lebaran yang identik dengan lonjakan konsumsi, masyarakat kini memasuki fase penyesuaian menuju aktivitas produktif. Kebutuhan untuk menata ulang pola hidup, mulai dari bahan makanan, perlengkapan memasak, produk kesehatan, hingga kebutuhan olahraga dan perawatan tubuh, menjadi sumber permintaan baru yang menopang sektor ritel dan perdagangan digital.
Konten kreator dan aktor Indian Akbar menilai kebutuhan pascalebaran tidak hanya berkaitan dengan gaya hidup, tetapi juga menjadi bagian dari pengeluaran rumah tangga yang menunjang produktivitas.
“Sebenarnya ini cukup hal yang challenging bagi aku, ya. Apalagi setelah sebulan penuh fokus ibadah Ramadan dan lanjut seru-seruan libur Lebaran bareng keluarga, transisi balik ke jadwal syuting atau bikin konten yang padat itu butuh penyesuaian mental dan fisik,” ujarnya.
Menurut dia, belanja kebutuhan yang mendukung aktivitas sehari-hari menjadi langkah praktis untuk mempercepat pemulihan ritme kerja. “Untungnya saya bisa manfaatin Shopee untuk mencari berbagai perlengkapan dan kebutuhan balik ke rutinitas normal, jadi proses kembali produktif bisa lebih praktis dan semangat,” kata Akbar.
Dari sisi ekonomi, tren ini mencerminkan tetap kuatnya daya beli masyarakat, khususnya pada segmen kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup pasca musim liburan. Belanja bahan makanan segar, vitamin, alat masak, perlengkapan olahraga, hingga produk perawatan kulit menjadi komponen konsumsi yang terus bergerak di platform e-commerce.
Akbar juga menyoroti manfaat program loyalitas yang dinilai membantu efisiensi pengeluaran. “Untungnya saya berlangganan ShopeeVIP. Jadi tidak hanya bisa hemat, tetapi juga praktis karena terdapat berbagai promo diskon dan Gratis Ongkir Instan, apalagi kalau lagi ada kebutuhan mendadak,” ujarnya.
Senior Director of Business Development Shopee Indonesia, Adi Raharja, mengatakan fase pascaliburan menjadi momentum penting bagi platform digital untuk mendukung kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.
“Kami sangat memahami bahwa transisi pasca liburan panjang membawa tantangan tersendiri bagi masyarakat. Di momen ini, Shopee ingin hadir bukan hanya sebagai tempat belanja, tapi juga sebagai teman perjalanan yang membantu pengguna menata kembali semangat mereka,” katanya.
Menurut Adi, konsumsi yang terarah pada kebutuhan produktivitas dan keseimbangan gaya hidup dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan sektor perdagangan digital pada kuartal kedua tahun ini.
“Kami percaya bahwa membangun gaya hidup yang lebih seimbang tidak harus rumit, dan kami ingin ada di setiap langkah kecil itu,” ujarnya.
Dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk kembali bekerja, berolahraga, dan menjaga kesehatan setelah Lebaran, sektor e-commerce diperkirakan masih akan menikmati momentum pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang stabil, sekaligus memberi kontribusi positif terhadap aktivitas ekonomi nasional.




