Momentum pasca-Ramadan dimanfaatkan PT ShopeePay Indonesia untuk mendorong kembali aktivitas transaksi digital masyarakat yang tengah menata ulang pengeluaran setelah lonjakan konsumsi selama bulan puasa dan Lebaran.
Melalui kampanye Aplikasi ShopeePay Paling Hemat yang berlangsung sepanjang April 2026, perusahaan menawarkan sejumlah insentif mulai dari penukaran poin berhadiah voucher emas 1 gram, pulsa Rp1, hingga fasilitas cicilan 0% melalui SPayLater.
Langkah ini dinilai menjadi strategi agresif perusahaan dompet digital dalam menjaga frekuensi transaksi pengguna setelah periode musiman Ramadan, yang selama ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan layanan pembayaran digital.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengungkapkan bahwa intensitas transaksi di platformnya mencapai puncak selama Ramadan, terutama untuk kebutuhan transfer tunjangan hari raya (THR) dan transaksi konsumsi harian.
“Kami mencatat aktivitas transaksi di aplikasi ShopeePay memuncak selama periode Ramadan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mengandalkan layanan keuangan digital, seiring meningkatnya penggunaan untuk mengirim THR ke keluarga serta memenuhi kebutuhan harian seperti pembelian makanan untuk berbuka dan beragam voucher digital,” ujarnya.
Menurut dia, fase setelah Ramadan menjadi periode penting ketika konsumen mulai kembali mengatur arus kas rumah tangga dan lebih selektif dalam berbelanja. Karena itu, perusahaan melihat peluang untuk menghadirkan program yang berorientasi pada efisiensi pengeluaran.
“Memasuki periode setelahnya, pengguna mulai kembali menyesuaikan pengeluaran dan mencari cara yang lebih bijak dalam bertransaksi. Melalui kampanye Aplikasi ShopeePay Paling Hemat, kami ingin mendukung pengguna untuk kembali ke rutinitas pasca Ramadan dengan transaksi sehari-hari menjadi lebih hemat,” kata Eka.
Dalam program tersebut, ShopeePay menonjolkan fitur Tukar Poin sebagai salah satu instrumen retensi pengguna. Konsumen yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS dapat mengumpulkan poin yang selanjutnya ditukarkan dengan berbagai hadiah, termasuk voucher emas 1 gram senilai 200 poin, koin Shopee Rp25.000 untuk 50 poin, hingga mystery box mulai 5 poin.
Insentif ini diperkuat dengan skema poin hingga dua kali lipat bagi transaksi yang menggunakan SPayLater. Strategi tersebut menunjukkan fokus perusahaan untuk mendorong penetrasi layanan buy now pay later (BNPL), yang kini semakin kompetitif di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan konsumsi jangka pendek.
Tak hanya itu, untuk menarik pengguna baru dan menjaga volume transaksi mikro, ShopeePay juga menggulirkan promo pulsa Rp1 untuk nominal Rp5.000 pada operator tertentu seperti Telkomsel, XL, dan IM3. Program ini menyasar kebutuhan rutin masyarakat dengan nilai transaksi kecil namun frekuensi tinggi.
Di sisi lain, perusahaan juga memperluas stimulus belanja melalui fasilitas cicilan pasti 0% tanpa biaya penanganan di merchant ShopeePay, baik daring maupun luring. Skema ini berlaku untuk tenor satu bulan di seluruh merchant serta hingga enam bulan di merchant pilihan.
Sebagai pelengkap, pengguna juga dapat memanfaatkan voucher diskon 50% setiap Kamis hingga 30 April 2026 di sejumlah jaringan ritel dan makanan cepat saji seperti Alfamart, Indomaret, dan D’Crepes.
Secara bisnis, kampanye ini merefleksikan upaya ShopeePay mempertahankan momentum pertumbuhan transaksi setelah puncak musiman Ramadan, sekaligus memperkuat ekosistem pembayaran dan pembiayaan digital di tengah persaingan yang semakin ketat di industri fintech nasional.




