Di tengah pesatnya perkembangan industri yang menuntut standar kualitas tinggi, efisiensi operasional laboratorium kini menjadi variabel penentu dalam memenangkan persaingan global. Menjawab tantangan tersebut, Kawan Lama Solution resmi memulai debutnya pada pameran Lab Indonesia 2026 di ICE BSD, Tangerang, dengan membawa misi digitalisasi dan integrasi sistem laboratorium yang komprehensif.
Kehadiran Kawan Lama Solution di Hall 6, 6D-11 ini merupakan respons terhadap kendala yang sering dihadapi para pelaku riset, seperti disparitas data dan keterbatasan teknologi alat uji. Perusahaan berupaya menawarkan ekosistem yang menggabungkan perangkat konvensional dengan teknologi mutakhir guna menciptakan alur kerja yang lebih presisi.
Sales Director Kawan Lama Solution, Ferry Ardiwinata, menyatakan bahwa langkah ini adalah momentum krusial bagi perusahaan untuk menyajikan solusi yang selaras dengan kebutuhan industri maupun pendidikan saat ini. Ia menyoroti pentingnya nilai tambah yang dihasilkan dari akurasi data hasil riset.
”Melalui integrasi berbagai teknologi, mulai dari perangkat dasar hingga automasi, kami ingin mendukung para pelaku riset dan inovasi agar dapat bekerja dengan lebih akurat, efisien, dan produktif, sehingga mampu mendorong inovasi dan menciptakan nilai tambah bagi industri ke depan,” jelas Ferry.
Strategi yang diusung Kawan Lama Solution berfokus pada minimalisasi human error melalui penggunaan teknologi automasi, termasuk kolaborasi dengan ABB Robotics. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan konsistensi hasil uji yang selama ini menjadi titik kritis dalam operasional laboratorium. Selain itu, solusi spesifik seperti pengujian tekstur pangan melalui food rheology tester dan karakteristik material melalui Universal Testing Machine turut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan sektoral yang lebih mendalam.
Dengan membawa lebih dari 13 merek terkemuka seperti Krisbow, OPTIKA, GoTech, dan Young In Chromass, Kawan Lama Solution memposisikan diri sebagai penyedia solusi satu atap (one-stop solution). Cakupan ini meliputi kategori analytical & spectroscopy hingga life science & biotechnology yang dirancang untuk mendukung operasional yang berkelanjutan.
Melalui pameran yang berlangsung pada 15-17 April 2026 ini, perusahaan mengundang para pemangku kepentingan untuk melihat langsung bagaimana transformasi teknologi dapat meningkatkan kapabilitas riset nasional.
”Keikutsertaan kami menjadi langkah awal untuk memperkenalkan pendekatan solusi laboratorium yang lebih terintegrasi. Kami mengundang para pelaku industri dan institusi pendidikan untuk melihat secara langsung bagaimana solusi yang kami hadirkan dapat menjawab kebutuhan ke depan,” tutup Ferry.




