Kamis, Mei 21, 2026

ShopeePay Genjot Transaksi Gratis, Bidik Efisiensi Pengeluaran Harian Pengguna

Must Read

Intensitas transaksi digital masyarakat Indonesia yang terus meningkat ikut mendorong kebutuhan layanan keuangan yang lebih efisien dan hemat biaya. Di tengah tingginya frekuensi transfer, isi saldo, hingga tarik tunai, biaya administrasi dinilai menjadi pengeluaran kecil yang kerap tidak disadari pengguna.

Melihat tren tersebut, ShopeePay meluncurkan kampanye “Pasti Gratis” yang menawarkan bebas biaya admin untuk kirim uang, isi saldo, hingga tarik tunai. Langkah ini dinilai menjadi strategi perusahaan untuk memperkuat penetrasi layanan dompet digital sekaligus mendorong inklusi keuangan di Indonesia.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengatakan layanan transaksi digital semestinya dapat diakses luas tanpa membebani pengguna dengan biaya tambahan.

“Sebagai wujud komitmen aplikasi ShopeePay dalam mempercepat inklusi keuangan digital di Indonesia, kami menghadirkan transaksi yang benar-benar gratis tanpa biaya tersembunyi dan tanpa hambatan. Kami percaya bahwa pembayaran digital harus bisa diakses oleh setiap masyarakat Indonesia, dari pengguna hingga pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa komitmen ini merupakan investasi untuk membangun e-wallet yang terpercaya di Indonesia,” ujarnya dalam media gathering di Jakarta, Rabu (20/5).

Melalui program tersebut, pengguna ShopeePay dapat menikmati layanan kirim uang gratis tanpa batas ke seluruh bank, e-wallet, dan virtual account tanpa minimum transaksi. Selain itu, pengguna juga memperoleh fasilitas gratis isi saldo hingga 25 kali per bulan serta gratis tarik tunai hingga lima kali per bulan di sejumlah merchant ritel.

Di tengah semakin padatnya aktivitas digital masyarakat, efisiensi biaya transaksi dinilai semakin relevan. Financial planner sekaligus CEO Zap Finance, Prita Ghozie, menilai biaya administrasi yang terlihat kecil justru dapat menjadi pengeluaran signifikan jika terjadi berulang.

“Banyak orang fokus pada pengeluaran besar, padahal biaya kecil yang rutin justru sering tidak terasa tetapi akumulatif. Kalau misalnya biaya admin Rp2.500 terjadi 30 kali dalam sebulan, totalnya bisa mencapai sekitar Rp75 ribu per bulan atau hampir Rp1 juta dalam setahun. Dalam jangka panjang, nominal tersebut dapat menjadi pengeluaran yang cukup signifikan,” kata Prita.

Menurutnya, kehadiran layanan transaksi tanpa biaya admin dapat membantu masyarakat mengelola arus kas harian dengan lebih efisien, terutama di tengah kebutuhan transaksi yang semakin dinamis dan serba cepat.

Selain layanan transfer dan tarik tunai, ShopeePay juga terus memperluas fitur transaksi digital untuk mendukung kebutuhan finansial pengguna, mulai dari pembelian paket data, token listrik, pembayaran tagihan, hingga layanan investasi digital.

Strategi bebas biaya admin ini menjadi bagian dari persaingan layanan dompet digital yang semakin ketat. Di tengah kompetisi merebut loyalitas pengguna, efisiensi biaya transaksi dinilai menjadi salah satu faktor utama untuk meningkatkan frekuensi penggunaan aplikasi dalam aktivitas sehari-hari.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Perkuat Perlindungan Konsumen Digital, Kemendag Minta Klarifikasi Pengaduan terhadap Shopee

Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) terus berupaya memperkuat perlindungan konsumen terhadap perdagangan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img