Selasa, Juni 9, 2026

Jawab Keluhan ‘Bayar Angin’, Lion Parcel Hadirkan Ongkir Sesuai Berat Aktual

Must Read

PT Lion Express atau Lion Parcel meluncurkan layanan baru bernama MINIPACK untuk menggarap pasar pengiriman paket ringan yang terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas belanja daring. Layanan ini memungkinkan pelanggan mengirim barang dengan berat maksimal 300 gram tanpa dikenakan tarif minimum 1 kilogram, sehingga biaya pengiriman menjadi lebih efisien.

Selama ini, pengiriman barang dengan bobot di bawah 1 kilogram umumnya tetap dikenakan tarif minimum 1 kilogram. Kondisi tersebut kerap dikeluhkan pelanggan karena biaya yang dibayarkan tidak sebanding dengan berat aktual paket, terutama untuk pengiriman dokumen, aksesori, hingga produk kosmetik.

Chief Marketing Officer Lion Parcel, Kenny Kwanto, mengatakan perusahaan melihat kebutuhan akan skema tarif yang lebih adil bagi pelanggan, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penjual online yang rutin mengirim produk berukuran kecil.

“Kami memahami bahwa setiap gram sangat berharga bagi pelanggan. Dalam berbagai interaksi dengan pelanggan, kami sering mendengar tantangan yang dihadapi ketika mereka harus membayar tarif 1 kilogram untuk paket yang sebenarnya sangat ringan, bahkan sebagian menyebutnya sebagai ‘bayar angin’. Melalui MINIPACK, Lion Parcel ingin menghadirkan fair pricing sehingga pelanggan hanya membayar sesuai kebutuhan pengiriman mereka, sekaligus mendukung pertumbuhan pelaku usaha, khususnya UMKM,” ujar Kenny dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Melalui MINIPACK, Lion Parcel menawarkan standar layanan yang setara dengan layanan reguler. Sebagai contoh, biaya pengiriman rute Jakarta-Makassar yang biasanya mencapai Rp46.000 per kilogram dapat ditekan menjadi Rp23.000 menggunakan layanan tersebut atau lebih hemat hingga 50%.

Perseroan menilai biaya logistik menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan belanja konsumen di tengah pesatnya perkembangan perdagangan elektronik. Karena itu, efisiensi ongkos kirim diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus meningkatkan daya saing pelaku UMKM dan penjual daring.

Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengungkapkan bahwa inovasi tersebut lahir dari berbagai masukan yang diterima perusahaan melalui jaringan agen yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Jaringan agen menjadi salah satu touchpoint utama Lion Parcel dalam melayani pelanggan. Saat ini, Lion Parcel didukung oleh lebih dari 7.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Melalui jaringan tersebut, kami juga terus menggali insight dan memahami kebutuhan pasar sebagai bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pelanggan,” kata Febri.

MINIPACK dapat diakses melalui aplikasi Lion Parcel maupun lebih dari 7.000 agen yang dimiliki perusahaan. Layanan ini juga didukung metode pembayaran Cash on Delivery (COD) dan COD Ongkir. Untuk pelanggan yang menggunakan COD Ongkir, Lion Parcel menyediakan program “Bayar Ongkir di Tempat, Gak Bayar Kalau Telat”.

Saat ini Lion Parcel telah menjangkau 99% wilayah domestik dengan dukungan lebih dari 350 penerbangan Lion Group. Dengan jaringan distribusi tersebut, perusahaan optimistis dapat mempertahankan kualitas layanan sekaligus memenuhi kebutuhan pengiriman di berbagai daerah.

Kehadiran MINIPACK melengkapi berbagai layanan yang telah dimiliki Lion Parcel, mulai dari REGPACK, JAGOPACK, BOSSPACK, VIPPACK, INTERPACK, hingga BIGPACK dan BIGPACK FAST. Perseroan menegaskan akan terus menghadirkan inovasi yang sesuai dengan perkembangan industri logistik dan kebutuhan masyarakat di era ekonomi digital.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PP 20/2026 Tentang Pajak Penghasilan Diresmikan, Pemerintah Siap Berkoordinasi dengan Kemenkeu dan Serap Aspirasi Pelaku Ekraf

Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan, yang merevisi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img