Senin, Agustus 3, 2026

Intel dan Fortinet Perkuat Rantai Pasok Lewat Pengembangan Chip Keamanan Generasi Baru

Must Read

Intel Corporation dan Fortinet memperdalam kemitraan strategis untuk mengembangkan Fortinet Security Processor 6 (SP6), prosesor keamanan generasi baru yang ditujukan untuk meningkatkan performa layanan keamanan siber sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok semikonduktor global.

Melalui kerja sama ini, Fortinet memanfaatkan kemampuan Intel dalam desain, pengemasan, dan manufaktur semikonduktor guna mempercepat pengembangan chip keamanan khusus (ASIC) yang selama ini menjadi fondasi produk keamanan perusahaan.

CEO Intel Lip-Bu Tan mengatakan kebutuhan terhadap infrastruktur keamanan yang memiliki performa tinggi terus meningkat seiring semakin kompleksnya ancaman siber. Menurutnya, kolaborasi ini memperlihatkan peran teknologi semikonduktor dalam mempercepat inovasi di sektor keamanan digital.

“Seiring organisasi menghadapi lanskap ancaman yang berkembang dengan sangat cepat, infrastruktur keamanan harus mampu menghadirkan kinerja tinggi sekaligus inovasi dalam skala besar. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kepemimpinan Intel di bidang semikonduktor serta kapabilitas kami dalam desain, pengemasan, dan manufaktur canggih, dapat membantu pemimpin keamanan siber seperti Fortinet dalam mempercepat pengembangan teknologi keamanan yang krusial sekaligus membangun rantai pasok global yang lebih tangguh dan beragam,” ujar Lip-Bu Tan.

Bagi Fortinet, kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi mempercepat roadmap pengembangan ASIC sekaligus meningkatkan daya saing produk keamanan siber di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI).

Founder, Chairman, dan CEO Fortinet Ken Xie mengatakan prosesor keamanan khusus yang dikembangkan perusahaan telah menjadi pembeda utama selama lebih dari 20 tahun.

“Perluasan kemitraan dengan Intel ini akan memanfaatkan kombinasi unik antara teknologi semikonduktor mutakhir, keahlian manufaktur, dan kapabilitas rantai pasok global yang dimiliki Intel. Hal ini akan membantu Fortinet mempercepat sekaligus memperkuat strategi ASIC kami, serta memberikan dukungan yang lebih baik bagi organisasi di seluruh dunia,” katanya.

Ke depan, Intel dan Fortinet juga akan mengeksplorasi kerja sama yang lebih luas di bidang teknologi semikonduktor dan manufaktur. Inisiatif tersebut diharapkan mampu menghadirkan prosesor keamanan yang lebih terintegrasi, meningkatkan kapabilitas layanan keamanan siber, serta memperkuat kepastian pasokan bagi pelanggan global.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Laba Bersih CLEO Naik 27% pada Semester I-2026, Penjualan Tumbuh 23,8%

PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mempertahankan tren pertumbuhan kinerja pada semester I-2026. Emiten produsen air minum dalam kemasan (AMDK)...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img