Jumat, Agustus 7, 2026

Tencent Perluas Akses Global Hy3, Model AI Generasi Terbaru Kini Tersedia untuk Pengembang dan Perusahaan

Must Read

Tencent mengumumkan perluasan akses internasional untuk Tencent Hy3, model kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru yang sebelumnya dikenal sebagai Tencent Hunyuan. Langkah ini dilakukan setelah peluncuran resmi Hy3 pada 6 Juli lalu dan menjadi bagian dari strategi Tencent Cloud International untuk mempercepat adopsi AI di kalangan pengembang, perusahaan, hingga kreator di berbagai negara.

Melalui perluasan akses ini, pengguna dan perusahaan di seluruh dunia dapat mencoba Hy3 secara gratis melalui platform WorkBuddy hingga 31 Agustus waktu Pasifik. Model AI tersebut juga telah tersedia melalui Tencent Design Miora dan Tencent Cloud TokenHub, serta akan diintegrasikan ke dalam berbagai layanan AI-native milik Tencent Cloud.

Senior Vice President Tencent Cloud sekaligus Head of Tencent Cloud International, Poshu Yeung, mengatakan Hy3 menjadi tonggak penting dalam membantu perusahaan beralih dari tahap eksperimen menuju implementasi AI yang lebih praktis dan dapat diandalkan.

“Hy3 menandai langkah penting dalam upaya Tencent Cloud International membantu perusahaan melampaui tahap eksperimen AI dan mulai menerapkannya secara praktis, tepercaya, dan dalam skala yang lebih luas,” ujar Poshu Yeung.

Menurutnya, Tencent ingin menghadirkan kombinasi model AI canggih dengan kemampuan engineering tingkat enterprise, orkestrasi model yang fleksibel, serta infrastruktur cloud yang aman sehingga perusahaan memiliki kendali dan keandalan lebih besar saat mengimplementasikan AI dalam operasional bisnis.

Tencent mengungkapkan, hanya dalam satu pekan setelah diluncurkan, Hy3 mencatat jumlah panggilan API lebih dari 68 kali lipat dibandingkan model generasi sebelumnya. Model tersebut juga berhasil menempati posisi pertama dalam daftar penggunaan Large Language Model (LLM) global di platform OpenRouter.

Momentum tersebut diperkuat dengan hadirnya Hy3 di berbagai platform pengembang internasional seperti Hermes, Kilo, Cline, OpenClaw, OpenCode, dan Cherry Studio. Selain itu, model AI ini juga telah tersedia di komunitas open-source seperti Hugging Face dan ModelScope sejak hari pertama peluncurannya.

AI dengan 295 Miliar Parameter

Hy3 dibangun menggunakan arsitektur Mixture-of-Experts (MoE) yang menggabungkan mekanisme penalaran cepat dan mendalam secara hybrid. Model ini memiliki total 295 miliar parameter, dengan 21 miliar parameter aktif, serta mendukung konteks hingga 256 ribu token.

Tencent mengklaim Hy3 mampu memberikan performa yang setara dengan model AI unggulan lain yang memiliki jumlah parameter dua hingga lima kali lebih besar, khususnya dalam kemampuan penalaran, pemahaman instruksi, pembelajaran berbasis konteks, pembuatan kode, hingga menjalankan agen AI.

Pengembangan Hy3 juga terus dilakukan melalui umpan balik dari jutaan pengguna dalam ekosistem produk Tencent sehingga model ini semakin stabil dan mampu memenuhi berbagai kebutuhan nyata, mulai dari pengembangan perangkat lunak, analisis keuangan, produktivitas kerja, desain antarmuka, hingga pengembangan game.

Tingkatkan Produktivitas Kerja

Salah satu platform yang telah mengadopsi Hy3 adalah WorkBuddy, ruang kerja berbasis AI yang menjadi salah satu platform agen AI paling banyak digunakan di Tiongkok.

Melalui WorkBuddy, pengguna cukup memberikan instruksi menggunakan bahasa alami untuk melakukan berbagai pekerjaan seperti riset, analisis data, penyusunan dokumen, presentasi, hingga komunikasi bisnis. Platform ini juga memiliki lebih dari 100 kemampuan bawaan dan mendukung sistem multi-agent yang mampu menjalankan berbagai tugas kompleks secara bersamaan.

Berdasarkan evaluasi internal Tencent, penggunaan Hy3 di WorkBuddy menghasilkan tingkat keberhasilan penyelesaian tugas lebih dari 90 persen serta mampu memangkas rata-rata waktu penyelesaian pekerjaan hingga 34 persen dibandingkan model Hy generasi sebelumnya.

Dukung Industri Kreatif dan Bisnis

Tencent juga mengintegrasikan Hy3 ke dalam Tencent Design Miora, studio kreatif berbasis AI yang dirancang untuk desainer, kreator konten, dan pemasar. Platform ini memungkinkan pengguna mengubah instruksi sederhana menjadi berbagai aset digital seperti grafis, video, model 3D, hingga desain antarmuka pengguna (UI) dengan alur kerja yang tetap mudah diedit dan ditelusuri.

Di sisi enterprise, Hy3 tersedia melalui Tencent Cloud TokenHub, platform Model-as-a-Service yang memungkinkan perusahaan mengelola berbagai model AI hanya melalui satu API. Fitur intelligent model routing pada TokenHub secara otomatis memilih model AI yang paling sesuai untuk setiap kebutuhan sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan biaya sekaligus performa.

Tencent juga menggandeng sejumlah mitra regional, termasuk perusahaan e-commerce Korea Selatan Cafe24 dan platform AI enterprise asal Jepang Metelix, guna memperluas akses Hy3 bagi pelaku bisnis di berbagai kawasan.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap pengembangan ekosistem AI terbuka, Hy3 dirilis dengan lisensi Apache 2.0 yang mendukung penggunaan komersial. Pengembang dapat mengunduh, memodifikasi, hingga mengimplementasikan model tersebut di lingkungan mereka sendiri.

Untuk akses API melalui OpenRouter, Tencent menawarkan harga mulai dari US$0,1288 atau sekitar Rp2.400 per satu juta token input dan US$0,5336 atau sekitar Rp9.626 per satu juta token output.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Xiaomi TV S Mini LED 2026 Meluncur di Indonesia, Hadir dalam 5 Ukuran hingga 98 Inci

Xiaomi Indonesia kembali memperkuat lini perangkat hiburan rumah dengan meluncurkan Xiaomi TV S Mini LED 2026, Smart TV premium...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img