Kamis, September 10, 2026

ZTE Global Summit & User Congress 2026 Resmi Digelar di Kuala Lumpur

Must Read

ZTE Corporation , penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi terkemuka di dunia, hari ini secara resmi menggelar ZTE Global Summit & User Congress ke-15 dengan tema “Architecting Infinity – From Connectivity to Digital Value”.

Untuk pertama kalinya, acara ini diselenggarakan bersamaan dengan GSMA M360 ASEAN, menjadikannya forum tahunan internasional terbesar yang diselenggarakan ZTE di luar negeri. Acara ini dihadiri lebih dari 500 peserta terpilih, termasuk pejabat pemerintah, pemimpin industri TIK, para pemimpin operator telekomunikasi, perusahaan berbasis inovasi, dan mitra ekosistem industri. Para peserta berdiskusi mengenai evolusi jaringan masa depan, integrasi AI dan inovasi digital, serta pertumbuhan ekonomi digital regional.

YB Dato’ Seri Fahmi Fadzil, Menteri Komunikasi Malaysia, menekankan bahwa fase digital berikutnya di Malaysia harus melampaui pembangunan yang hanya berfokus pada konektivitas dan berpusat pada pembentukan nilai nyata melalui layanan publik yang lebih baik, bisnis yang lebih kuat, serta peluang yang lebih besar bagi masyarakat Malaysia. Ia juga mengajak mitra teknologi global untuk tidak hanya menjual teknologi ke Malaysia, tetapi turut membangun bersama Malaysia, melalui pengembangan talenta lokal, penguatan kapabilitas nasional, dan inovasi yang dapat melayani pasar ASEAN yang lebih luas.

YB Gobind Singh Deo, Menteri Digital Malaysia, mengatakan, “Fase berikutnya dari daya saing digital Malaysia bergantung pada kemampuan menerjemahkan kecerdasan buatan menjadi nilai ekonomi dan sosial yang nyata, meningkatkan produktivitas, memperbaiki layanan publik, dan membuka peluang bernilai lebih tinggi bagi masyarakat. Untuk menjadi AI Nation pada 2030, kita harus melampaui pembangunan infrastruktur dan berfokus pada pengembangan talenta lokal, tata kelola yang terpercaya, serta pemberdayaan inovator lokal untuk menciptakan solusi berskala global.”

Sementara itu, Ouyang Yujing, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Rakyat Tiongkok untuk Malaysia, menyampaikan bahwa konektivitas mendefinisikan era saat ini, sementara inovasi membuka jalan untuk masa depan. Menurutnya, AI tengah membuka jalan menuju era baru pertumbuhan dan kesejahteraan, dan Tiongkok siap bekerja sama dengan mitra global untuk memperkuat kolaborasi teknologi, mendorong sinergi lintas industri, menyusun standar bersama, serta memperkuat tata kelola melalui kolaborasi.

Xie Junshi, Executive Vice President dan Chief Operating Officer ZTE, menyampaikan pidato utama sebagai perwakilan penyelenggara. Ia mengatakan:

“Di seluruh dunia, konektivitas dan komputasi semakin terintegrasi. Ini merupakan tren utama industri. Adopsi 5G secara global terus berkembang dengan pertumbuhan yang stabil, sementara AI telah menjadi pendorong utama pertumbuhan industri. Setiap pasar berkembang dengan kecepatan yang berbeda, namun kita memiliki satu arah yang jelas: dari membangun daya komputasi hingga mengoptimalkan pemanfaatannya pemanfaatannya.

Dengan latar belakang tersebut, ZTE telah mengembangkan strategi menuju Connectivity plus Computing. Kami memandang AI sebagai otak, infrastruktur komunikasi sebagai sistem saraf, dan terminal sebagai penghubung. Ketika ketiga elemen ini terintegrasi, ketiganya akan membentuk kembali cara masyarakat beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari. Teknologi dasar yang kuat menjadi fondasi kami untuk melangkah menuju masa depan.”

Ia juga menegaskan: “Konektivitas telah menjadi fondasi kita. Kecerdasan adalah momentum kita. Infinity adalah cakrawala kita, dan bersama-sama kita akan mewujudkannya.”

Dalam kesempatan tersebut, Zhang Wanchun, Senior Vice President ZTE, menyampaikan keynote bertajuk “A New Phase of Digital Infrastructure”. Ia menjelaskan bahwa perjalanan transformasi digital saat ini berfokus pada empat elemen utama: Vision, Volume, Value, dan Venture. Menurutnya, tujuan utama bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi mengubahnya menjadi sistem yang mampu menciptakan nilai serta memberikan dampak nyata bagi industri dan masyarakat.

Selama acara berlangsung, ZTE menampilkan berbagai inovasi yang menampilkan bagaimana AI dapat memberdayakan dan mendefinisikan ulang konektivitas, meningkatkan efisiensi produksi token AI, serta menciptakan nilai baru melalui integrasi komputasi, jaringan, dan perangkat pintar.

Memperdalam Pembangunan Infrastruktur: Membangun Fondasi Jaringan dan Daya Komputasi AI-Native

Arsitektur tiga lapis AIR MAX untuk peningkatan jaringan: ZTE AIR MAX menghadirkan solusi optimal untuk jaringan seluler untuk era 6G+AI, menyelesaikan peningkatan jaringan dari penguatan AI dan kecerdasan pada skenario tunggal menuju kecerdasan AI-native di seluruh skenario, serta menjembatani ekonomi trafik tradisional dengan ekonomi Token. ZTE AIR RAN, yang berbasis pada infrastruktur digital sepenuhnya, mencakup kecerdasan pada site dan jaringan untuk memungkinkan monetisasi pengalaman serta peningkatan efisiensi melalui 4 Turbo (Experience, Spectrum, Energy, dan O&M), sehingga dapat meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi OPEX.

ZTE AIR Net mengadopsi arsitektur AI full-stack dan matriks model “1+N”, dengan memanfaatkan large language model dan teknologi intelligent agent untuk membantu operator mencapai jaringan otonom tingkat tinggi L4 dan di atasnya. Sementara itu, ZTE AIR Core mendorong pergeseran paradigma dari “pipa konektivitas” tradisional menuju layanan cerdas berbasis intent, dengan mengintegrasikan AI, komputasi, data, dan keamanan untuk membangun Agent Service Network (ASN) yang memberdayakan individu, rumah, dan kendaraan melalui teknologi pintar, serta mendukung berbagai AI agent yang terus berkembang.

Untuk monetisasi pengalaman, NWDAF dan AI-UPF bekerja secara sinergis untuk menghadirkan identifikasi layanan yang presisi dengan akurasi lebih dari 98%, penilaian QoE secara real-time, serta penyesuaian kebijakan secara dinamis, sehingga pengalaman premium dapat dirasakan dan diukur secara kuantitatif. Melalui ASN, cakupan layanan diperluas tidak hanya untuk manusia dan mesin, tetapi juga entitas AI seperti robot rumah tangga, figur digital, dan asisten virtual. ASN menyediakan jaringan yang dinamis dan fleksibel, dilengkapi dengan manajemen identitas tepercaya untuk mendukung komunikasi antar-agent.

Dengan integrasi NTN yang mendalam, ZTE memperluas konektivitas ubiquitous dari jaringan terrestrial hingga integrasi ruang-udara-darat untuk skenario terpencil, maritim, penerbangan, dan keadaan darurat.

HI-NET dan AI All-Optical Network: Solusi HI-NET ZTE memanfaatkan Scale-Across lossless OTN yang didukung AI untuk menghadirkan transmisi data pelatihan dan inferensi tanpa kehilangan paket data sejauh ribuan kilometer antara AIDC. Solusi ini dilengkapi core router berkapasitas tertinggi di industri, yaitu 28,8 Tbps per slot, serta router akses dan agregasi berperforma tinggi 100GE/400GE.

Dengan dukungan optimasi trafik berbasis AI, perlindungan keamanan, serta optimasi efisiensi energi secara dinamis, solusi ini membangun jaringan IP ultra-broadband yang ramah lingkungan dan cerdas, sehingga meningkatkan efisiensi komputasi AIDC secara menyeluruh dan mempercepat implementasi komersial AI secara end-to-end. Solusi AI All-Optical Network ZTE menghadirkan Any PON 2.0 16-port dengan tingkat integrasi tertinggi di industri, yang mendukung evolusi mulus dual-path dengan kapasitas yang sama menuju 50G-PON.

Teknologi AI Radio yang pertama di industri memungkinkan area secara signifikan. Sebagai OLT pertama di industri yang terintegrasi dengan kartu komputasi 100T, solusi ini memungkinkan komputasi AI di edge dan analisis kualitas jaringan secara real-time, membantu operator beralih dari pendekatan operasional berbasis konektivitas menuju operasi yang lebih berorientasi pada pengalaman pengguna.

Membuka Potensi Ekonomi Token: Sinergi Lintas Sistem untuk Meningkatkan Efisiensi Komputasi dan Menghadirkan Paradigma Aplikasi Baru

TCO-Optimal AI Factory: Solusi intelligent computing ZTE memanfaatkan infrastruktur AI full-stack yang didukung perangkat keras komprehensif, termasuk AI Compute, AI Storage, dan AI Network. Dengan menggabungkan inovasi arsitektur dan sinergi tingkat sistem, solusi ini meminimalkan cost-per-token, membantu pelanggan membangun AI factory dengan Total Cost of Ownership (TCO) yang optimal serta mendorong pergeseran dari komputasi berbasis “penumpukan” menuju kinerja yang didorong oleh efisiensi.

Operasional dan Ekosistem Token: ZTE bertujuan mewujudkan ekonomi Token dengan memungkinkan seluruh rantai produksi, distribusi, routing, tata kelola, dan aplikasi Token, sekaligus menciptakan keuntungan langsung dari penjualan Token, manfaat operasional tidak langsung, serta nilai ekosistem.

Kolaborasi Ekosistem: ZTE bekerja sama dengan operator global, mitra industri, dan developer untuk membangun ekosistem Token yang terbuka. Dengan mendorong standar interkoneksi lintas domain dan membuka antarmuka kapabilitas API, ZTE mempercepat inkubasi dan penerapan komersial aplikasi berbasis Token, sehingga seluruh pemain dalam ekosistem dapat memosisikan diri secara tepat dan berbagi manfaat pertumbuhan dalam jaringan nilai yang cerdas.

Menghadirkan Inovasi pada Pengalaman Perangkat: AI Menghadirkan Transformasi Smart Home dan Beragam Perangkat Personal

AI Home: ZTE membangun jaringan deterministik all-optical untuk seluruh rumah yang ditopang oleh tiga pilar: konektivitas sebagai fondasi, AI sebagai inti, dan layar sebagai medium. Portofolio lengkapnya, termasuk AI smart display, STB berbasis AI, dan kamera IPC, mencakup skenario hiburan, kesehatan, dan perawatan di rumah. Solusi ini menghadirkan beragam model bisnis, seperti subscription dan retail, yang memungkinkan operator untuk memperluas basis pelanggan dan membuka nilai komersial baru, sekaligus membuat teknologi canggih menjadi lebih mudah dipahami, nyata, dan mudah digunakan.

Perangkat AI yang Beragam: Di segmen konsumen, ZTE terus memperdalam strategi “AI + gaming” dan memperkenalkan dua smartphone gaming unggulan pada kongres: nubia Neo 5 GT yang dilengkapi sistem active fan-cooling, serta nubia Neo 5 Max yang menjadi pionir kategori PadPhone dengan layar 7,5 inci.

Sementara itu, ZTE G6 Ultra, CPE 5G-A Wi-Fi 8 pertama di dunia, menetapkan tolok ukur baru untuk konektivitas generasi berikutnya. Memperluas pengalaman dari hiburan mobile ke pengalaman digital yang lebih cerdas di berbagai skenario, ZTE juga menghadirkan beragam portofolio perangkat AI inovatif, termasuk iMoochi, hewan peliharaan AI yang tampak nyata dan menghadirkan pengalaman yang hangat serta interaktif; ZTE TOPFLOW, hub live streaming untuk kebutuhan streaming outdoor premium dan produktivitas mobile; serta ZTE U15S Global, perangkat pocket Wi-Fi untuk konektivitas tanpa hambatan di seluruh dunia.

Sebagai jembatan penting yang menghubungkan teknologi, pasar, dan ekosistem industri, ZTE Global Summit & User Congress 2026 berkomitmen menghadirkan ajang industri yang inovatif dan berorientasi ke masa depan. ZTE menantikan kesempatan untuk mengeksplorasi bersama seluruh pemangku kepentingan industri, membangun COMPETITIVENESS yang didorong oleh VISION bersama, diwujudkan melalui peningkatan VOLUME, diterjemahkan menjadi VALUE industri, dan diperluas melalui kolaborasi VENTURE.

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BI Catat Indeks Keyakinan Konsumen Meningkat pada Agustus 2026

Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia meningkat pada Agustus 2026 dibandingkan bulan sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari hasil Survei...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img