Polytron memperluas penetrasi pasar motor listrik di Jawa Timur dengan memanfaatkan momentum Pekan Raya Jatim (PRJ) Surabaya 2026. Strategi ini dilakukan untuk memperbesar basis konsumen di luar Jakarta, setelah perusahaan mencatat pertumbuhan penjualan hingga empat kali lipat dalam ajang Jakarta Fair.
Surabaya menjadi pasar strategis bagi Polytron karena tercatat sebagai kota dengan populasi pengguna motor listrik perusahaan terbesar kedua setelah Jakarta. Potensi tersebut mendorong perusahaan memperkuat pemasaran langsung sekaligus memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada masyarakat di Jawa Timur.
Head of Group Product EV 2W Polytron Ilman Fachrian Fadly mengatakan, partisipasi perusahaan dalam PRJ Surabaya 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas adopsi kendaraan listrik di pasar regional.
“Langkah ini menjadi wujud nyata Polytron dalam mendekatkan adopsi motor listrik secara langsung kepada masyarakat di Jawa Timur. Antusiasme tinggi yang terlihat di Jakarta diharapkan dapat menular dan dirasakan langsung oleh publik Surabaya dan sekitarnya,” ujar Ilman dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026).
Pameran yang berlangsung pada 8–18 Oktober 2026 di Grand City Convex Surabaya tersebut menjadi salah satu kanal pemasaran Polytron untuk menjangkau konsumen secara langsung. Perusahaan membuka Booth No. 62 dan menghadirkan lini motor listrik unggulannya agar pengunjung dapat mengenal produk sekaligus mencoba performanya.
Polytron menyebut jumlah pengguna motor listriknya secara nasional kini terus mendekati 100.000 unit. Pertumbuhan basis pengguna tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan bisnis kendaraan listrik perusahaan di tengah upaya memperluas adopsi motor listrik di Indonesia.
“Kepercayaan masyarakat terhadap lini motor listrik Polytron terus menunjukkan tren yang sangat luar biasa. Saat ini, jumlah pengguna motor listrik Polytron secara nasional terus melaju menuju 100.000 unit,” kata Ilman.
Selain menyasar konsumen individu, Polytron juga memperluas bisnis melalui segmen business-to-business (B2B). Pasar korporasi menjadi salah satu sasaran perusahaan untuk meningkatkan penjualan, terutama bagi institusi yang membutuhkan kendaraan operasional dengan efisiensi penggunaan energi.
Pada semester I-2026, Polytron dipercaya memasok lebih dari 500 unit motor listrik kepada PLN UID Jawa Timur. Pengadaan ini menunjukkan pemanfaatan motor listrik Polytron untuk kebutuhan operasional institusi sekaligus memperluas pasar perusahaan di luar segmen ritel.
Untuk mendukung pemasaran, Polytron membawa FOX 350 sebagai salah satu produk andalan dalam pameran tersebut. Motor listrik ini dilengkapi sejumlah fitur, antara lain smart keyless system, konektivitas smartphone, regenerative braking level 2, cruise control, dan hill start assist.
Fitur-fitur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan berkendara, termasuk saat menghadapi kondisi jalan menanjak. Polytron juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mencoba langsung kendaraan tersebut guna memperkenalkan pengalaman berkendara dengan motor listrik.
Dari sisi harga, perusahaan menawarkan potongan subsidi langsung hingga Rp6 juta untuk setiap pembelian motor listrik selama periode pameran. Program ini menjadi instrumen promosi untuk menarik minat konsumen sekaligus mendorong keputusan pembelian.
Ilman mengajak masyarakat mengunjungi Booth No. 62 di Grand City Convex Surabaya hingga 18 Oktober 2026 untuk mencoba produk dan memanfaatkan penawaran yang tersedia.
Di tengah persaingan pasar kendaraan listrik, penguatan penjualan di daerah dan perluasan segmen korporasi menjadi dua jalur yang dapat dimanfaatkan Polytron untuk mempertahankan pertumbuhan bisnis. Ke depan, konsistensi permintaan, keterjangkauan harga, serta manfaat ekonomis penggunaan motor listrik akan menjadi faktor penting dalam memperluas adopsi kendaraan listrik di pasar domestik.




