Selasa, Oktober 27, 2026

Utilisasi Pabrik Naik, BLES Pacu Efisiensi dan Raup Laba Rp284 Miliar

Must Read

PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) membukukan lonjakan laba sebesar 484% secara tahunan menjadi Rp284 miliar hingga kuartal III-2026. Produsen bata ringan bermerek Blesscon dan Superiore Block ini mengandalkan peningkatan utilisasi pabrik, pertumbuhan permintaan, serta efisiensi operasional untuk mendorong profitabilitas.

Berdasarkan kinerja Januari–September 2026, BLES mencatatkan penjualan sebesar Rp1,4 triliun, meningkat 31% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba yang jauh melampaui pertumbuhan penjualan mengindikasikan penguatan kinerja profitabilitas perseroan.

Direktur PT Superior Prima Sukses Tbk Andrew mengatakan, pertumbuhan tersebut didukung optimalisasi kapasitas produksi dan pemanfaatan jaringan pabrik yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Pertumbuhan penjualan dan laba hingga kuartal III-2026 mencerminkan upaya Perseroan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi dan memanfaatkan jaringan fasilitas yang tersebar di sejumlah wilayah,” ujar Andrew dalam keterangan tertulis, Senin (26/10/2026).

Dari sisi produksi, BLES menghasilkan 2,90 juta meter kubik (m³) bata ringan selama sembilan bulan pertama 2026, naik 10% dibandingkan 2,65 juta m³ pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan peningkatan tersebut, utilisasi pabrik meningkat menjadi 69%, dari sebelumnya 63%.

Perseroan saat ini memiliki kapasitas produksi sekitar 5,6 juta m³ per tahun yang ditopang enam fasilitas produksi di Mojokerto, Lamongan, Sragen, Sidoarjo, dan Banjarnegara. Peningkatan utilisasi menjadi salah satu langkah untuk memaksimalkan aset produksi yang tersedia di tengah pertumbuhan permintaan pasar.

Selain mengoptimalkan fasilitas manufaktur, BLES menjalankan strategi efisiensi energi melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Total kapasitas terpasang panel surya di fasilitas produksi perseroan mencapai 4.362 kilowatt-peak (kWp).

Pemanfaatan energi surya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi konsumsi energi sekaligus mendukung keberlanjutan operasional. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk menjaga daya saing ketika aktivitas produksi terus meningkat.

Ke depan, BLES masih melihat peluang ekspansi di industri bata ringan nasional. Perseroan menilai tingkat penggunaan bata ringan sebagai produk substitusi bata merah masih relatif rendah sehingga membuka ruang pertumbuhan pasar.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat daya saing melalui pengembangan bisnis yang terukur dan adaptif terhadap kebutuhan pasar,” kata Andrew.

Menurut dia, kemampuan menyesuaikan strategi dengan kebutuhan pasar akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan pertumbuhan bisnis. Perseroan optimistis dapat menangkap peluang industri seiring meningkatnya penggunaan bata ringan dalam pembangunan.

“Kami optimistis, dengan fondasi bisnis yang kuat dan konsistensi dalam menjalankan strategi, BLES dapat menjaga relevansi produk serta menangkap peluang pertumbuhan industri bata ringan di Indonesia mengingat tingkat penggunaan bata ringan sebagai produk substitusi bata merah masih relatif rendah,” tutup Andrew.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

FWD Insurance dan OCBC Luncurkan FWD Prosperity Plan, Tawarkan Manfaat Tunai Tahunan hingga 120% Premi

JAKARTA – PT FWD Insurance Indonesia bersama PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) meluncurkan Asuransi Jiwa FWD Prosperity Plan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img