Rabu, Oktober 28, 2026

Pendapatan RISE Tumbuh 24% Jadi Rp364,5 Miliar, Segmen Industrial dan Logistik Makin Dominan

Must Read

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memperkuat bisnis industrial dan logistik sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan kinerja di tengah ekspansi portofolio properti terpadu. Hingga September 2026, emiten di bawah bendera TANRISE ini membukukan pendapatan Rp364,5 miliar, naik 24% secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp147 miliar atau melonjak 183% YoY.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan berasal dari segmen Industrial & Logistik yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Pendapatan segmen ini mencapai Rp168,6 miliar, meningkat 621% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dengan kontribusi sekitar 46% terhadap total pendapatan konsolidasi, bisnis industrial dan logistik kini menjadi salah satu penentu utama kinerja RISE. Pertumbuhan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin besarnya peran pengembangan kawasan industri dalam strategi diversifikasi bisnis perseroan.

Kinerja ini menjadi penting bagi RISE karena pengembangan properti tidak hanya bertumpu pada penjualan atau pengembangan aset, tetapi juga pada perluasan portofolio usaha yang dapat menghasilkan pendapatan dari berbagai segmen. Namun, keberlanjutan pertumbuhan tetap bergantung pada kemampuan perseroan menjaga aktivitas operasional dan mengoptimalkan proyek yang telah dikembangkan.

Presiden Direktur PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk Budi Agusti mengatakan, perseroan berupaya menyeimbangkan pengelolaan aset yang sudah beroperasi dengan pengembangan proyek baru untuk menjaga pertumbuhan bisnis.

“Pertumbuhan kinerja hingga September 2026 mencerminkan kontribusi dari berbagai segmen usaha yang terus kami kembangkan. Kami berupaya menjaga keseimbangan antara optimalisasi aset yang telah beroperasi dan pengembangan proyek-proyek baru, sehingga Perseroan dapat memperkuat sumber pendapatan serta menciptakan fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Budi.

Selain industrial dan logistik, segmen Hotel, MICE & Leisure juga memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan RISE. Segmen tersebut membukukan pendapatan Rp139 miliar, tumbuh 12% YoY, didukung peningkatan tingkat okupansi serta mulai beroperasinya sejumlah hotel sepanjang 2026.

Kontribusi dari bisnis perhotelan memperkuat diversifikasi pendapatan perseroan di tengah pengembangan sejumlah proyek properti. Peningkatan okupansi dan beroperasinya aset baru menjadi faktor yang mendukung pertumbuhan segmen ini, meski perkembangan berikutnya akan tetap dipengaruhi oleh kemampuan perseroan menjaga tingkat hunian dan efisiensi operasional.

Sementara itu, segmen Bisnis Distrik mencatatkan pendapatan Rp23,4 miliar, meningkat 127% YoY. Pertumbuhan tersebut melengkapi kinerja positif dari lini industrial dan logistik serta perhotelan.

Untuk memperluas sumber pendapatan ke depan, RISE melanjutkan pengembangan proyek strategis, di antaranya Tanrise Bandung, Tanrise Industrial Park Palembang, dan VASA Ubud. Proyek-proyek tersebut menjadi bagian dari upaya perseroan memperluas jangkauan bisnis sekaligus memperkuat kontribusi berbagai segmen terhadap pendapatan konsolidasi.

Budi mengatakan, pengembangan portofolio akan tetap memperhatikan pelaksanaan proyek, potensi pasar, dan optimalisasi operasional agar ekspansi dapat mendukung kinerja secara berkelanjutan.

“Dengan dukungan portofolio proyek yang tengah berjalan serta fokus pada pengembangan bisnis secara berkelanjutan, kami optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan Perseroan. Kami juga akan terus memperhatikan pelaksanaan proyek, potensi pasar, dan optimalisasi operasional untuk mendukung kinerja ke depan,” tutupnya.

Dengan pendapatan yang semakin ditopang oleh bisnis industrial dan logistik, tantangan RISE berikutnya adalah menjaga konsistensi pertumbuhan serta memastikan pengembangan proyek baru dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kinerja keuangan. Kemampuan mengoptimalkan aset, mempertahankan kinerja perhotelan, dan merealisasikan ekspansi akan menjadi faktor penting bagi pertumbuhan perseroan pada kuartal IV-2026 dan tahun-tahun berikutnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BI Genjot Pasar Uang dan Valas, Empat Agenda Strategis Dimulai pada 2027

Bank Indonesia (BI) mendorong pasar uang menjadi salah satu sumber alternatif pembiayaan dunia usaha melalui pengembangan Surat Berharga Komersial...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img