Moneter.co.id – Keberadaan
sepeda motor terbang (hoverbike) di dunia hampir pasti menjadi kenyataan.
Terbukti setelah sepeda motor terbang yang dibiayai oleh Bank Rusia,
Vnesheconombank (VEB) berhasil mengudara. VEB mengumumkan akan menginvestasikan beberapa
juta dolar AS untuk pengembangan sepeda motor futuristik.
Sebagai investor, VEB tersebut menanam modalnya pada
prototip sepeda motor hover, yang sedang dalam pengembangan dan saat ini masih
dalam pengujian.
Kepala perusahaan Hover Serf, Alexander Atamanov merekam
motor terbang di atas tanah dari prototip S3 HoverBike. Kendaraan itu diperlihatkan kepada publik di Moscow Raceway
yang menjadi penyelenggara kompetisi internasional sepeda motor.
Atamanov mencatat bahwa perusahaannya telah menerima banyak
pre-order dari Asia dan Timur Tengah. Harga untuk satu hover bike diperkirakan antara Rp650 jutaan
hingga Rp1 miliar (USD50.000 hingga USD80.000). Sepeda motor terbang diperkirakan masuk pasar pada 2018.
Bos VEB Sergey Gorkov mengatakan sebenarnya ini bukan
motor. Ini lebih merupakan prototipe sebuah kendaraan, yang memiliki peluang
masa depan yang beragam.
“Kami meyakini prospeknya. Kami berencana berinvestasi
pada kendaraan multifungsi ini. Kami pikir kami membutuhkan modal beberapa juta
dolar,” ujarnya
Sementara itu, Hoversurf telah mengembangkan sebuah hoverbike
satu tempat duduk yang sepenuhnya dikendalikan olehsopir.
Hoverbike yang dinamakan sebagai Scorpion-3 itu menggabungkan
desain sebuah motor standar dengan teknologi ‘drone quad-copter’ yang
memungkinkan pengemudi mengendalikan kendaraan itu sama seperti menunggang
sebuah motor.
Menurut Hoversurf, Scorpion-3 dapat menampung berat 120
kilogram ketika bergerak pada kecepatan 48 kilometer per jam dan mencapai
ketinggian 10 meter. ‘Pesawat’ itu
dilaporkan bisa terbang hingga 27 menit dan mungkin dijual pada harga USD
150.000 atau setara (Rp2 miliar).
(TOP)




