Moneter.id
– PT MAP Boga Adiperkasa
Tbk (MAPB) mencatat pelemahan saham pada
penutupan perdagangan Jumat (7/3/2020).
Saham pemilik lisensi Starbucks Indonesia ini turun sekitar 6 persen atau 100 poin ke
level Rp1.500 per saham.
Dalam sepekan, saham berkode MAPB ini melemah 6,54 persen.
Pada awal pekan, saham MAP Boga Adiperkasa dibuka di posisi Rp1.600 per saham.
Namun, tren sahamnya turun pada perdagangan Rabu, (1/7/2020) hingga menetap di level
Rp1.500 pada penutupan perdagang pekan ini.
Pelemahan ini ini
terjadi setelah mendapatkan sentimen negatif dari insiden asusila oleh eks
pegawai mereka. Sebelumnya, dalam video berdurasi 13 detik yang beredar
di media sosial terekam aksi pegawai Starbucks diduga mengintip payudara
pelanggan lewat sorotan rekaman CCTV.
Dari hasil penelusuran Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat, diketahui
peristiwa itu terjadi di gerai Starbucks yang ada di Sunter Mall, Jakarta Utara
(Jakut). Saat ini, eks pegawai itu telah ditangkap oleh Polres
Metro Jakarta Utara. Pihak Starbucks
telah memastikan pegawai tersebut sudah tidak bekerja lagi.
Selain itu, kondisi serupa
juga dialami oleh sang induk, yaitu PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI). Saham
dengan kode MAPI ini ditutup melemah 3,27 persen atau 25 poin ke level Rp740
per saham. Dalam sepekan, saham juga merosit 6,33 persen.
Pada awal pekan, saham Mitra Adiperkasa dibuka di level Rp790 per saham.
Tren pergerakan harga sahamnya cenderung fluktuatif, namun mulai menukik turun pada
perdagangan hari ini.




