Moneter.id
–
PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,862
miliar di tahun 2020. Pencapaian ini menurun 3,5% dibanding tahun 2019 yang
tercatat sebesar Rp103,43 miliar.
“Penurunan laba disebabkan karena adanya pembengkakan
beban pokok penjualan sebesar 4,1% menjadi Rp 1,254 triliun,” tulis perseroan dalam
laporan keuangan yang dirilis di Jakarta, Minggu (11/4).
Pada tahun 2020, penjualan perseroan tercatat sebanyak
Rp 2,19 triliun atau cenderung stabil dengan penurunan sebesar 0,7%
dibandingkan tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp2,203 triliun.
Tulisnya, perseroan berhasil bertahan dalam keadaan
penuh tantangan ini. Penjualan cenderung stabil dibanding tahun sebelumnya.
Sebagai informasi, tahun ini PT Aneka Gas Industri Tbk
tengah fokus mengakuisisi asset pabrik gas mili PT Samator yang ditargetkan
rampung di kuartal pertama 2021.
Perseroan akan menggunakan kas internal dan juga
pinjaman bank untuk merampungkan transaksi akuisisi asset. Nantinya, dari
transaksi akuisisi tersebut bisa menambah kapasitas produksi dan meningkatkan
penguasaan pasar alias market share AGII
hingga sekitar 5% di pasar gas dalam negeri.
Transaksi ini juga dipercaya bisa mendongkrak kinerja
AGII di tahun 2021. Makanya, perusahaan mencanangkan target pertumbuhan
pendapatan di 2021 sekitar 7%-10% dari realisasi pendapatan tahun lalu.
Dari target pendapatan tersebut, AGII membidik profit
marjin sekitar 5%-7%. Target ini juga berdasar pada optimisme perusahaan akan
permintaan gas dari pelanggan di sektor kesehatan maupun sektor-sektor lainnya
seperti manufaktur, komoditas sumber daya mineral, dan lain-lain.




