Sabtu, Juli 18, 2026

Bank Indonesia Catat Kinerja Dunia Usaha Menguat di Triwulan II 2026

Must Read

Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja kegiatan dunia usaha mengalami peningkatan pada triwulan II 2026. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) menunjukkan aktivitas bisnis tumbuh lebih kuat dibandingkan triwulan sebelumnya, didukung oleh membaiknya kinerja sejumlah sektor utama serta meningkatnya permintaan masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan musim liburan sekolah.

Peningkatan tersebut tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 12,97 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2026 yang tercatat 10,11 persen. Kenaikan aktivitas usaha terutama ditopang oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Konstruksi, serta Pertambangan dan Penggalian yang mencatatkan peningkatan seiring aktivitas operasional masing-masing. Sementara itu, sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum juga menunjukkan kinerja positif berkat permintaan yang tetap terjaga selama periode HBKN dan tingginya mobilitas masyarakat pada musim liburan.

Selain aktivitas usaha yang membaik, tingkat kapasitas produksi terpakai juga mengalami peningkatan. Pada triwulan II 2026, kapasitas produksi tercatat sebesar 73,80 persen, naik dibandingkan 73,33 persen pada triwulan sebelumnya. Peningkatan ini terutama didorong oleh sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, serta Pengadaan Listrik yang menunjukkan utilisasi kapasitas lebih tinggi.

Bank Indonesia juga mencatat kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap berada pada level yang sehat. Aspek likuiditas dan rentabilitas dinilai masih terjaga, sementara akses pelaku usaha terhadap pembiayaan atau kredit perbankan tetap mudah, sehingga mampu mendukung kelangsungan aktivitas bisnis.

Ke depan, pelaku usaha optimistis kinerja bisnis akan tetap terjaga pada triwulan III 2026. Hal itu tercermin dari prakiraan SBT sebesar 11,75 persen. Peningkatan diperkirakan terjadi pada sektor Industri Pengolahan, Perdagangan Besar dan Eceran serta Reparasi Mobil dan Sepeda Motor, seiring ekspektasi permintaan masyarakat yang tetap kuat. Sektor Konstruksi juga diproyeksikan terus tumbuh berkat berlanjutnya berbagai proyek pemerintah maupun swasta, sementara aktivitas Pertambangan dan Penggalian diperkirakan meningkat sejalan dengan menurunnya curah hujan yang mendukung operasional pertambangan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PMI-BI Triwulan II 2026 Capai 51,43%, Industri Pengolahan Tetap Ekspansif

Bank Indonesia (BI) melaporkan kinerja Lapangan Usaha (LU) Industri Pengolahan tetap menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II 2026. Hal tersebut...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img