Roblox Corporation resmi meluncurkan Build, pengalaman kreasi terbaru berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan siapa saja menciptakan gim hanya dengan mengetikkan perintah teks. Inovasi ini dirancang untuk mempermudah kreator dari berbagai tingkat pengalaman, mulai dari pemula hingga pengembang profesional, dalam mengubah ide menjadi gim yang siap dimainkan dan dipublikasikan di platform Roblox.
Melalui Build, pengguna cukup menuliskan deskripsi singkat mengenai gim yang ingin dibuat. Sebagai contoh, dengan mengetikkan perintah seperti membuat gim petualangan santai di tengah hutan lebat dengan berbagai rintangan alam, sistem AI akan secara otomatis menghasilkan kerangka gim yang dapat langsung dimainkan. Setelah itu, kreator dapat menyempurnakan gameplay, melakukan uji coba (playtest), membagikannya kepada teman, atau langsung menerbitkannya di Roblox.
Build didukung oleh serangkaian model AI yang mampu menghasilkan berbagai elemen penting dalam gim secara instan, mulai dari mekanisme permainan, lingkungan, karakter, gaya visual, hingga audio. Fitur ini juga terintegrasi dengan Roblox Studio, aplikasi pengembangan gim gratis milik Roblox. Dengan dukungan sistem back-end, model AI, dan riwayat percakapan yang saling terhubung, kreator dapat memulai proses pembuatan di Build lalu melanjutkan pengembangan menggunakan fitur Studio yang lebih lengkap. Bahkan, AI Agent yang berjalan di Roblox Studio dapat dipantau langsung melalui smartphone.
Tak hanya itu, Roblox juga mengumumkan pengembangan sejumlah AI Agent baru yang akan hadir di Build dan Roblox Studio dalam beberapa bulan mendatang. Playtesting Agent akan membantu mendeteksi bug sebelum gim dimainkan pengguna, Analytics Agent memungkinkan kreator memperoleh analisis performa gim menggunakan bahasa sehari-hari tanpa harus membuka dasbor yang rumit, sedangkan Experiment Agent akan memberikan rekomendasi eksperimen untuk meningkatkan keterlibatan pemain, retensi, hingga potensi monetisasi.
Chief Creator Ecosystem Officer Roblox, Vlad Loktev, mengatakan peluncuran Build merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan teknologi yang dapat diakses semua kreator.
“Pengumuman hari ini adalah langkah kami untuk menghadirkan teknologi baru ke tangan para kreator, apa pun tingkat kemahiran mereka. Fitur agen AI baru kami membantu mempermudah alur kerja para kreator profesional, sementara Build membuka pintu bagi semua orang di Roblox untuk mulai berkreasi dan berkesempatan menjangkau jutaan pemain dengan gim buatan mereka,” ujar Vlad Loktev.
Peluncuran Build melanjutkan strategi Roblox dalam mengembangkan ekosistem kreasi berbasis AI. Sebelumnya, perusahaan telah memperkenalkan Procedural Models yang mampu menghasilkan aset 3D parametrik dari perintah teks atau gambar, serta Cube, model AI yang dapat mengubah deskripsi teks menjadi objek tiga dimensi siap digunakan di dalam gim. Roblox juga tengah mengembangkan model AI pembuat lanskap yang nantinya mampu membangun arena 3D yang dapat diedit dan dimainkan hanya dari satu perintah teks.
Build akan mulai memasuki tahap Public Alpha di Selandia Baru pada 28 Juli 2026 sebelum diperluas secara bertahap ke wilayah lain. Selama masa uji coba, layanan ini dapat diakses pengguna berusia minimal 9 tahun yang telah melakukan verifikasi usia. Sementara itu, gim yang dipublikasikan dan lolos proses peninjauan keamanan Roblox akan tersedia secara global bagi pengguna terverifikasi berusia 16 tahun ke atas. Roblox juga memastikan versi dasar Build tersedia secara gratis, sementara fitur tambahan akan disediakan bagi kreator tingkat lanjut melalui opsi berbayar.




