Rabu, April 15, 2026

Bank Indonesia Optimis Target Literasi dan Inklusi Ekonomi Syariah Tercapai Tahun Ini

Must Read

Moneter.id – Bank Indonesia (BI) optimis capaian
target literasi dan inklusi ekonomi serta keuangan syariah secara nasional sebesar
50 persen dapat tercapai pada tahun 2025. “Kita ingin mewujudkan Indonesia
sebagai pusat industri halal dunia,” ujar Deputi Direktur Departemen
Ekonomi Keuangan Syariah BI Irfan Farulian, Jumat (20/6/2025).

Kata Irfan, hal tersebut dapat terjadi dengan makin
meluasnya pangsa pasar ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. “Selain
BI, ada Komite Nasional Ekonomi Keuangan Syariah dan 16 kementerian lembaga
yang bekerjasama dalam meningkatkan literasi keuangan serta ekonomi syariah
sesuai target yang ditentukan dengan berbagai upaya,” jelasnya.

Irfan menjelaskan, bahwa sejumlah upaya untuk meningkatkan
literasi ekonomi dan keuangan syariah meliputi menggelar festival dan ajang
seperti Festival Ekonomi Syariah di masing-masing provinsi, serta regional. Hal
tersebut dilakukan sebagai bentuk kampanye dalam rangka mengenalkan ekonomi
syariah dan gaya hidup halal kepada masyarakat luas.

Kemudian telah dilakukan pula pelatihan untuk menemukan key
opinion leader
yang dapat menyebarkan informasi ekonomi dan keuangan
syariah.

“Jadi key opinion leader tidak hanya dari pemuka
agama, dan akademisi, tapi ada juga peran media dan para influencer
untuk menyebarkan konten tentang gaya hidup, pariwisata halal, atau berbagai
produk keuangan syariah,” ujar dia lagi.

Menurut dia, pihaknya juga ingin mengubah prilaku
masyarakat, agar tidak hanya tertarik tapi langsung melakukan aksi untuk
meningkatkan literasi digital.

“Ketika sudah ada aksi nyata, maka akan mendorong
permintaan akan bank syariah, jasa syariah semua menjadi satu serta akan
meningkatkan sektor syariah seperti pariwisata halal, kosmetik halal dan lain
sebagainya. Ini juga akan mendorong produk domestik bruto (PDB) syariah yang
sekarang sudah cukup besar dan harus ditingkatkan. Sebab kita punya potensi
untuk ini,” katanya.

Irfan mengatakan, bahwa dengan adanya potensi, sumber daya
yang memadai, strategi dan langkah pengungkit dari pemerintah salah satunya
melalui program prioritas Presiden Prabowo, maka target literasi digital
sebesar 50% dapat tercapai.

Diketahui, perkembangan indeks literasi ekonomi syariah
nasional meliputi pada 2019 sebesar 16,28%, 2021 mencapai 20%, 2022
persentasenya sebesar 23,30%, 2023 mencapai 2023 persen, dan pada 2024 indeks
literasi ekonomi syariah nasional sebesar 42,84%.

Berdasarkan aspek materi tingkat literasi
ekonomi syariah tertinggi berasal dari materi literasi lembaga keuangan
syariah, yakni sebesar 63,26%. Dan berdasarkan usia yang paling banyak memahami
literasi ekonomi syariah berasal dari usia 31-45 tahun dengan persentase 45,05%.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Tren Konsumsi Defensif, Mirae Asset Ungkap Peluang Investasi Menarik

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menyoroti tren pelemahan kepercayaan konsumen yang berlanjut dalam tiga bulan terakhir sebagai sinyal meningkatnya...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img