Di tengah tren penurunan tingkat pengangguran nasional dan kebutuhan dunia usaha yang kembali meningkat, Jobstreet by SEEK kembali menggeber mesin rekrutmen melalui gelaran Mega Career Expo 2026 pada 17–18 April 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan.
Bursa kerja ini digadang menjadi salah satu katalis percepatan penyerapan tenaga kerja sekaligus membuka akses langsung antara pencari kerja dan perusahaan di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.
Mengulang kesuksesan tahun sebelumnya, Mega Career Expo tahun ini menghadirkan puluhan perusahaan nasional dan multinasional yang membuka lowongan bagi beragam jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana dan pascasarjana. Tidak hanya menyasar fresh graduate, ajang ini juga menjadi panggung bagi profesional berpengalaman yang tengah memburu peluang karier baru di berbagai sektor industri.
Di tengah momentum pemulihan ekonomi, penyelenggaraan bursa kerja ini dinilai strategis untuk menjaga laju perbaikan pasar tenaga kerja nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat pengangguran terbuka turun dari 6,49% pada 2021 menjadi 4,85% pada 2025. Namun, tantangan pencocokan kebutuhan industri dengan kualitas tenaga kerja dinilai masih menjadi pekerjaan rumah utama.
“Berkaca dari kesuksesan tahun 2025 lalu, kami kembali menghadirkan Mega Career Expo di tahun 2026 ini. Saya percaya kegiatan ini dapat membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang relevan dan perusahaan mendapatkan kandidat yang tepat. Secara konsisten, kami mengedukasi para pencari kerja untuk mencari informasi lowongan kerja di platform yang resmi dan terpercaya, guna menghindari adanya penipuan dan lowongan kerja bodong yang merugikan. Di sisi lain, kami juga mendorong perusahaan, termasuk UMKM, untuk selalu memasang iklan lowongan kerja hanya di platform resmi yang memiliki teknologi pencocokan AI untuk proses rekrutmen yang lebih cepat, akurat, dan efisien,” ujar Sawitri, Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK.
Penekanan pada penggunaan platform resmi menjadi sorotan penting di tengah maraknya modus penipuan lowongan kerja digital. Di sisi korporasi, pemanfaatan teknologi artificial intelligence untuk pencocokan kandidat dipandang sebagai langkah efisiensi yang semakin krusial seiring kebutuhan perusahaan mempercepat proses perekrutan.
Melalui inisiatif #NextMillionJobs, Jobstreet by SEEK terus memperluas akses informasi lowongan yang terverifikasi dan mempertemukan perusahaan dengan kandidat potensial secara lebih presisi. Strategi ini sekaligus memperkuat posisi platform digital sebagai infrastruktur utama pasar tenaga kerja modern.
Selama dua hari penyelenggaraan, Mega Career Expo 2026 juga menghadirkan sesi SEEK Talks yang membahas tren industri, strategi pengembangan karier, hingga kebutuhan keterampilan yang tengah diburu perusahaan. Pengunjung juga dapat mengikuti wawancara singkat langsung dengan perekrut, memperluas jaringan profesional, hingga memanfaatkan layanan foto profesional gratis untuk menunjang profil lamaran kerja.
Langkah agresif Jobstreet ini menegaskan bahwa pemulihan pasar kerja tidak hanya bergantung pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada kecepatan ekosistem digital dalam mempertemukan permintaan dan penawaran tenaga kerja secara efisien.




