Selasa, Juni 30, 2026

Bank Neo Commerce Perkuat Literasi Keuangan, Soroti Ancaman Penipuan Digital Berbasis AI

Must Read

PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) memperkuat upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda dengan menggelar edukasi bagi mahasiswa Himpunan Mahasiswa Hubungan Masyarakat (HIMMAS) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perseroan terhadap program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) 2026 dan Bulan Literasi Keuangan yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dalam webinar bertajuk Tantangan Mengelola Keuangan di Era Digital dan Mawas Terhadap Penipuan Digital, BNC menyoroti pentingnya kemampuan mengelola keuangan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya kejahatan siber yang semakin berkembang seiring pesatnya digitalisasi layanan keuangan.

Public Relations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Puji Agung Budiman, mengatakan sebagai bank digital, perseroan memiliki tanggung jawab untuk turut meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mampu memanfaatkan layanan digital secara aman.

“Sebagai salah satu bank dengan layanan digital di Indonesia, yang mendukung program pemerintah dalam meningkatkan tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, kami perlu turut serta untuk memberikan literasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Di era digital ini, sangat mudah bagi kita untuk melakukan segala transaksi keuangan hanya melalui aplikasi di smartphone. Di sisi lain tindak kejahatan di era digital juga menjadi mudah dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tugas kita lah untuk paham bagaimana cara mengenali dan menghindari tindak kejahatan digital tersebut. Bank Neo Commerce secara konsisten memberikan literasi keuangan bagi masyarakat, dengan membahas segala macam aspek, termasuk waspada terhadap penipuan digital,” ujarnya.

Urgensi edukasi tersebut sejalan dengan meningkatnya kasus penipuan digital. Berdasarkan data OJK melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), sejak mulai beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, IASC menerima 343.402 laporan penipuan. Sebanyak 563.558 rekening dilaporkan terkait tindak penipuan, dengan 106.222 rekening telah diblokir. Total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp7,8 triliun, sementara dana yang berhasil diblokir sebesar Rp386,5 miliar.

Fraud Operations Head PT Bank Neo Commerce Tbk, Vicky Valentino Frickel, mengatakan perkembangan teknologi turut dimanfaatkan pelaku kejahatan dengan berbagai modus baru, mulai dari penyalahgunaan kecerdasan buatan hingga teknik manipulasi identitas digital.

“Di era digital yang semakin canggih ini, banyak celah yang digunakan pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindak kejahatan digital. Beberapa di antaranya menggunakan suara Artificial Intelligence (AI), video call dengan pengubah wajah, deepfake, voice cloning, hingga phishing yang sangat umum dilakukan. Sebagai pengguna teknologi, utamanya aplikasi-aplikasi terkait keuangan, kita harus paham beragam modus yang digunakan scammers. Penting untuk memahami modus, ciri-ciri kejahatan siber sehingga kita bisa dengan mudah mengenali dan menghindarinya agar terhindar dari kerugian,” kata Vicky.

Di sisi lain, pihak akademisi menyambut positif kolaborasi tersebut. Sekretaris Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Enjang Muhaemin, M.Ag., menilai kehadiran praktisi industri memberikan nilai tambah bagi mahasiswa karena melengkapi pembelajaran di ruang kelas dengan pengalaman praktis.

Ia berharap kegiatan literasi keuangan tersebut menjadi awal kerja sama yang lebih luas antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan Bank Neo Commerce dalam meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat, khususnya generasi muda.

BNC memastikan akan terus memperluas jangkauan program edukasi keuangan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Perseroan juga menyediakan beragam materi edukasi mengenai pengelolaan keuangan, investasi, hingga keamanan digital melalui situs resmi, media sosial resmi, dan aplikasi neobank guna membantu masyarakat meningkatkan literasi keuangan sekaligus mengurangi risiko menjadi korban kejahatan digital.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Swiss-Belresort Dago Heritage Kembali Jadi Official Hotel Partner dan Start Venue Ajang Lari ‘BDG100 Ultra Trail Run 2026’

Swiss-Belresort Dago Heritage kembali menjalin kemitraan dengan BDG Explorer sebagai Official Hotel Partner dan Start Venue untuk ajang bergengsi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img