Kamis, Agustus 20, 2026

BCA Siapkan Rp3,07 Triliun untuk Dividen Interim, Kinerja Kredit Tembus Rp1.000 Triliun

Must Read

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menunjukkan komitmennya mengembalikan hasil kinerja kepada pemegang saham. Bank berkode saham BBCA ini menyiapkan Rp3,07 triliun untuk pembagian dividen interim kuartal III tahun buku 2026.

Pembagian dividen tersebut menjadi yang kedua bagi BCA sepanjang 2026. Sebelumnya, perseroan telah membayarkan dividen interim termin pertama pada 26 Juni 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari rencana BCA membagikan dividen interim sebanyak tiga kali dalam satu tahun buku.

Rencana tersebut telah disampaikan Direksi BCA dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2026. Direksi dapat membagikan dividen interim sebanyak tiga kali sepanjang 2026 dengan persetujuan Dewan Komisaris dan selama kondisi keuangan perseroan memungkinkan.

Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan keputusan membagikan dividen interim kuartal III telah memperhitungkan kondisi permodalan dan likuiditas perseroan, kebutuhan pengembangan bisnis, termasuk entitas anak, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

“Kami bersyukur dapat kembali menjalankan komitmen untuk membagikan dividen interim lebih dari satu kali pada tahun buku 2026. Nilai dividen interim yang lebih tinggi dari kuartal sebelumnya merupakan cerminan kinerja solid Perseroan pada semester I 2026. Terobosan ini diharapkan dapat menjadi hadiah bagi investor, bertepatan dengan bulan Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Hendra, Rabu (19/8/2026).

Kinerja operasional BCA menjadi penopang utama kebijakan tersebut. Hingga Juni 2026, kredit BCA tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp1.036 triliun. Nilai tersebut mencatatkan tonggak baru karena untuk pertama kalinya penyaluran kredit BCA menembus level Rp1.000 triliun.

Ekspansi kredit tersebut juga ditopang oleh pertumbuhan dana murah. Per Juni 2026, dana giro dan tabungan atau current account saving account (CASA) BCA mencapai Rp1.082 triliun atau tumbuh 10,2% secara tahunan.

Pada periode yang sama, BCA bersama entitas anak mencetak laba bersih Rp29,5 triliun sepanjang semester I 2026. Pertumbuhan bisnis dan laba tersebut memberikan ruang bagi perseroan untuk tetap membagikan hasil kinerja kepada pemegang saham, sembari menjaga kebutuhan modal dan likuiditas.

Namun, BCA belum menetapkan besaran dividen interim berikutnya. Hendra mengatakan nominal dividen per saham pada pembagian selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi keuangan perseroan.

“Untuk rencana pembagian dividen interim selanjutnya, besaran dividen per lembar saham akan mempertimbangkan dan menyesuaikan dengan kondisi keuangan Perseroan,” kata Hendra.

Seluruh dividen interim yang dibagikan sepanjang tahun buku 2026 nantinya akan diperhitungkan sebagai bagian dari dividen final. Pembayaran dividen final akan dilakukan setelah mendapatkan persetujuan RUPST BCA pada 2027.

Sementara itu, untuk dividen interim kuartal III 2026, akhir perdagangan saham dengan hak dividen atau cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi ditetapkan pada 28 Agustus 2026. Periode ex dividen dimulai pada 31 Agustus 2026.

Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 1 September 2026. Pembayaran dividen interim senilai Rp3,07 triliun tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026.

Konsistensi BCA membagikan dividen interim lebih dari sekali dalam setahun menjadi sinyal bahwa perseroan tidak hanya mengejar ekspansi kredit, tetapi juga menjaga imbal hasil bagi pemegang saham. Tantangannya, BCA perlu memastikan distribusi laba tersebut tetap berjalan seimbang dengan kebutuhan modal untuk menopang pertumbuhan bisnis ke depan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Okupansi Kantor CBD Jakarta Naik, Gedung Premium Jadi Rebutan Penyewa

Pasar perkantoran Jakarta mulai memasuki fase pemulihan, meski laju perbaikannya masih berjalan terbatas. Laporan terbaru Colliers menunjukkan tingkat okupansi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img