Kamis, April 23, 2026

Bea Cukai Makassar Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp 2,62 Miliar

Must Read

Moneter.co.id – Otoritas bea kepabenan dan cukai Makassar menggagalkan peredaran tembakau ilegal dengan nilai mencapai Rp2,62 miliar.

Kepala Seksi Penyidikan DJBC Kanwil Sulsel Akbar Arma, Senin (10/4) mengatakan, pencegahan tersebut dilakukan secara marathon pada akhir pekan lalu setelah melalui serangkaian pemantauan dan pengawasan yang dilakukan intensif oleh otoritas.

Adapun pencegahan diperoleh dari operasi yang dilakukan terhadap mobil truk salah satu perusahaan jasa ekspedisi yang masuk melalui Pelabuhan Makassar melalui kapal Ro-ro serta pengiriman kargo di Bandara Sultan Hasanuddin.

“Ada dua pencegahan yang dilakukan pekan lalu, tepatnya pada Jumat (7/4) kemarin dengan barang bukti berbagai merk rokok yang menggunakan menggunakan pita cukai yang tidak sesuai dengan ketentuan maupun tanpa pita cukai sama sekali,” katanya.

Ia memerinci, total rokok ilegal yang disita orotitas dari hasil pencegahan tersebut sebanyak sekitar 4 juta batang yang terhimpun dalam 113 kardus siap edar.

Berikut sejumlah barang hasil tembakau tersebut meliputi merk SGB sebanyak 55 kardus dengan jumlah sebanyak 1,32 juta batang, kemudian merk Plus 2 kardus atau 32.000 batang, tembakau merk Rasta sebanyak 160.000 batang yang terbungkus dalam 10 karton serta 2,49 juta batang rokok tanpa kemasan yang terhimpun dalam 48 kardus berbeda.

“Informasi yang kami kumpulkan, seluruh rokok ini rencananya didistribusikan tidak hanya untuk Sulsel tetapi juga akan dikirim ke Sulawesi barat,” ujar Akbar.

Sekedar diketahui, SJBC Kemenkeu mengakui peredaran rokok ilegal menjadi hambatan terbesar dalam upaya mengintensifkan pendapatan penerimaan negara dari sektor cukai serta mengontrol peredaran produk hasil tembakau tersebut.

Rep.Hap

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

PRISM Ekspansi Hotel Premium ke Kota Berkembang, Bidik Lonjakan Permintaan di Luar Metropolitan

Tren permintaan akomodasi premium mulai bergeser. Jika sebelumnya terkonsentrasi di kota-kota besar, kini kebutuhan hotel dengan standar layanan tinggi...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img