Rabu, Januari 14, 2026

Berkat Lapangan Usaha Ini Ekonomi Indonesia Naik 5,01 Persen di Triwulan IV-2022

Must Read

MONETER

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada triwulan
IV-2022 meningkat 5,01 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) berkat seluruh
lapangan usaha yang tumbuh positif.

 

“Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi
adalah transportasi dan pergudangan serta akomodasi dan makan minum. Namun
industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi,” ujar Kepala BPS
Margo Yuwono.

 

Sektor transportasi dan pergudangan serta akomodasi
dan makan minum berhasil tumbuh masing-masing sebesar 16,99% (yoy) dan 13,81%
(yoy), yang didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta peningkatan
kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara.

 

Dari subsektor angkutan rel, tercatat naik 61,94%
(yoy) didorong oleh peningkatan jumlah penumpang dan barang yang diangkut serta
peningkatan mobilitas masyarakat saat libur sekolah serta Natal dan tahun baru.

 

Subsektor angkutan udara pun mampu tumbuh 44,07%
didorong oleh peningkatan jumlah penumpang angkutan udara serta peningkatan
jumlah wisatawan mancanegara.

 

Setelah kedua sektor tersebut, kata Margo,
pertumbuhan tertinggi tercatat pada sektor jasa lainnya yang meningkat 11,14%
(yoy), diikuti jasa perusahaan 10,42% (yoy), informasi dan komunikasi 8,75%
(yoy), perdagangan 6,55% (yoy), pertambangan 6,46% (yoy), serta industri
pengolahan 5,64% (yoy),

 

Lalu, sektor pertanian tumbuh 4,51% (yoy), jasa
keuangan 3,76% (yoy), pengadaan air 2,84% (yoy), jasa kesehatan 2,47% (yoy),
pengadaan listrik dan gas 2,31% (yoy), administrasi pemerintahan 1,78% (yoy),
konstruksi 1,61% (yoy), serta jasa pendidikan 0,42% (yoy).

 

“Seluruh sektor utama, yaitu industri
pengolahan, perdagangan, pertambangan, pertanian, dan konstruksi melanjutkan
tren positif dan tumbuh mengesankan,” tuturnya.

 

Pada triwulan keempat tahun lalu, kata dia, industri
pengolahan menjadi sumber pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 1,17%. Kemudian
diikuti oleh sektor perdagangan 0,84%, transportasi dan pergudangan 0,67%,
informasi dan komunikasi 0,55%, serta sektor lainnya 1,78%.

 

Pertumbuhan industri pengolahan didorong oleh
hilirisasi dan permintaan luar negeri. Adapun subsektor industri logam dasar
berhasil tumbuh sebesar 15,12% (yoy) didorong oleh peningkatan produksi
feronikel dalam negeri dan meningkatnya permintaan ekspor.

 

Sementara subsektor industri makanan dan minuman
tumbuh sebesar 8,68% (yoy) didorong oleh peningkatan bahan baku pertanian (padi
dan sawit) dan peningkatan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO)
dan minyak inti sawit mentah (crude palm
kernel oil
/CPKO), serta tingginya permintaan luar negeri.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Ubah Mood Swing Jadi Mood Sweet, Fres & Natural Tambah Koleksi Baru Cologne dengan Wangi Dessert

Merek perawatan diri dari WINGS Care, Fres & Natural memperkuat deretan inovasi produk dengan meluncurkan varian terbaru Fres &...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img