Likuiditas perekonomian Indonesia atau uang beredar dalam arti luas (M2) kembali menunjukkan penguatan pada Mei 2026.
Bank Indonesia mencatat M2 tumbuh sebesar 10,8% (year on year/yoy), meningkat dibandingkan April 2026 yang sebesar 9,2% (yoy), sehingga total mencapai Rp10.415,9 triliun.
Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan komponen uang beredar sempit (M1) yang naik signifikan sebesar 15,3% (yoy) serta uang kuasi yang tumbuh 6,0% (yoy). Kenaikan tersebut menandakan adanya peningkatan aktivitas likuiditas di sistem keuangan nasional.
Dari sisi faktor pendorong, perkembangan M2 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit perbankan dan aktiva luar negeri bersih.
Penyaluran kredit tercatat tumbuh 10,8% (yoy), lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya sebesar 9,4% (yoy). Sementara itu, aktiva luar negeri bersih juga mengalami penguatan dengan pertumbuhan 5,2% (yoy), naik dari 3,7% (yoy) pada April 2026.




