MONETER – PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) berencana
akan melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) dengan menetapkan harga penawaran umum
berkisar Rp225 hingga Rp250 per saham.
“Perseroan berencana melepas
sebanyak-banyaknya 929,20 juta lembar saham atau 15 persen dari total saham
setelah IPO,” kata Founder
Multivision Plus Raam Punjabi, Kamis (13/4/2023).
Katanya, RAAM menargetkan bisa
mendapatkan dana segar sebesar Rp232,3 miliar dengan harga nominal Rp60 per
saham .
Dalam aksi korporasi ini,
perseroan menunjuk UOB Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas Indonesia sebagai
penjamin Pelaksana Emisi Efek.
Dengan melantai di Bursa Efek
Indonesia (BEI), Raam Punjabi berharap perseroan bisa memberikan warna baru
bagi industri pasar modal Indonesia, serta pihaknya mendukung perusahaan yang
bergerak di bidang sama dapat menggalang dana segar di pasar modal, sehingga
bisa meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia.
“Ke depan dengan hadirnya
Multivision Plus sebagai perusahaan yang memproduksi film dan industri kreatif
lainnya, dapat memacu perusahaan lainnya dan memberi warna baru bagi industri
pasar modal,” ujar Raam.
Direktur Utama PT Tripar
Multivision Tbk Whora Anita Raghunath menambahkan, nantinya dana dari hasil IPO
akan digunakan untuk modal kerja dan penambahan modal kepada entitas anak usaha
di bidang bioskop.
“81,60 persen akan digunakan
sebagai modal kerja, dan sisanya 18,40 persen untuk penyuntikan modal kepada
entitas anak usaha yang berada di bidang bioskop,” ujar Anita.




