Senin, Januari 26, 2026

Blanja.com Tutup, Indef: Hal Biasa Karena Ada Peluang Lain

Must Read

Moneter.id –  Institute for Development of Economics and
Finance (Indef) menilai bahwa keputusan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)
Tbk atau Telkom
 untuk menutup layanan e-commerce Blanja.com per 1 September 2020 merupakan strategi
bisnis baru untuk meraih peluang di level yang lebih besar dan aman.

“Ini sebenarnya strategi
bisnis di mana mereka melihat ada peluang untuk bisa meraih level bisnis yang
lebih besar dan aman,” kata Wakil Direktur Eksekutif (Indef) Eko
Listiyanto di Jakarta, Rabu (2/9/2020).

Menurutnya, dengan masuk ke
bisnis e-commerce di segmen korporasi
dan UMKM melalui transaksi Business to
Business
(B2B), berarti transaksi jual-belinya berskala besar karena tidak
langsung ke area end-to-end (konsumen).

Baca juga: Per 1 September 2020 Blanja.com Ditutup, Ini Alasannya

Katanya, perubahan dalam
strategi bisnis merupakan hal yang biasa saja di mana Telkom melihat peluang
yang lain. Apalagi Telkom merupakan BUMN sehingga memiliki misi untuk
menjalankan perannya kepada publik yakni dengan membantu UMKM dan mengembangkan
segmen bisnis e-commerce di korporasi
sehingga Telkom tidak lagi bermain dalam bisnis e-commerce bersifat ritel atau hilir.

“Mungkin Telkom memandang
bahwa segmen ini lebih efektif, dan setahu saya persaingan bisnis e-commerce di segmen korporasi dan UMKM
melalui transaksi B2B lebih sedikit dibandingkan dengan level e-commerce ritel,” kata pengamat
ekonomi Indef tersebut.

Eko juga menambahkan
sebetulnya dinamika perubahan strategi bisnis ini merupakan hal yang biasa
dalam konteks e-commerce dan ekonomi
digital, mengingat sektor ini jarang sekali menyiapkan strategi atau rencana
untuk waktu lama atau jangka panjang.

Para pemain e-commerce dan ekonomi digital terbiasa
melakukan perubahan strategi bisnis dalam jangka pendek atau menengah yakni
dalam hitungan bulanan atau kuartal.

“Ini sebuah perubahan
strategi bisnis yang dianggap biasa bagi perusahaan yang biasanya bergerak
dalam digital atau online, mengingat mereka harus terus bertransformasi dalam
mengamankan posisi perusahaannya,” kata Eko.

Sebelumnya, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero)
Tbk atau Telkom
 akan menutup layanan e-commerce Blanja.com per 1 September 2020.

Manajemen
mengatakan akan menghentikan semua kegiatan pembelian di Blanja.com mulai 1
September 2020. Alasan penghentian ini karena adanya perubahan strategi. (Ant)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pelatihan Ekspor Digital Ajak UMKM Ambil Peluang untuk Tembus Pasar Global

Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) antusias dalam mengikuti Pelatihan UMKM bertema “Membuka Peluang Ekspor di Era...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img