Senin, Juni 22, 2026

BPJT Kejar Rampung 10 Ruas Tol, Tambah Konektivitas Jelang Nataru 2026

Must Read

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan penyelesaian 10 ruas jalan tol baru dengan total panjang 201,12 kilometer pada akhir 2026. Ruas-ruas tersebut diproyeksikan dapat difungsionalkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), sekaligus memperkuat konektivitas dan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah.

Kepala BPJT Ni Komang Rasminiati mengatakan progres konstruksi sejumlah proyek strategis tersebut sejauh ini berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, ruas-ruas tersebut diharapkan sudah dapat digunakan secara terbatas saat puncak pergerakan masyarakat pada akhir tahun mendatang.

“Memang sesuai dengan progres konstruksi sampai sekarang, ada rencana sekitar 10 ruas. Harapannya dapat diselesaikan di akhir 2026 dan dapat difungsionalkan untuk menunjang pergerakan lalu lintas Nataru,” ujar Ni Komang dalam acara InfraTalks di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Dari total ruas yang ditargetkan selesai, proyek Tol Palembang-Betung Seksi 1 hingga Seksi 4 menjadi yang terpanjang dengan panjang mencapai 54,5 kilometer. Ruas tersebut akan dioperasikan dua jalur dua arah dan diperuntukkan bagi kendaraan Golongan I nonbus. Sementara Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 3 sepanjang 25,6 kilometer serta Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 sepanjang 24,67 kilometer juga masuk dalam daftar proyek yang diproyeksikan selesai tahun depan.

Selain itu, pemerintah menyiapkan Tol Serang-Panimbang Seksi 2 sepanjang 24,17 kilometer, Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo sepanjang 18,36 kilometer, serta Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 1 dan 6 sepanjang 15,1 kilometer untuk mendukung kelancaran arus kendaraan di Pulau Jawa.

BPJT juga menyiapkan pengoperasian fungsional Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan Seksi 6 sepanjang 8,5 kilometer yang akan dimanfaatkan khusus untuk arus balik menuju Jakarta. Adapun ruas Akses Patimban sepanjang 19,39 kilometer akan dibuka dengan empat lajur dua arah guna memperkuat konektivitas menuju kawasan pelabuhan dan mendukung distribusi logistik.

Di Jawa Timur, ruas Kediri-Tulungagung segmen akses Bandara Internasional Dhoho sepanjang 7,17 kilometer juga ditargetkan selesai pada 2026. Ruas ini akan memberikan akses langsung dari Kota Kediri menuju bandara dan diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan tol memiliki peran strategis yang lebih luas dibanding sekadar menyediakan infrastruktur transportasi. Menurutnya, proyek jalan tol menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong pemerataan pembangunan dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

“Pembangunan jalan tol selalu memiliki arti strategis, tidak hanya bagi infrastruktur fisik, tetapi juga bagi penguatan fondasi ekonomi nasional,” kata Dody.

BPJT memastikan pengawasan terhadap progres pembangunan akan terus diperketat agar seluruh target dapat tercapai tepat waktu. “Kami akan terus meningkatkan pengawasan terhadap penyelesaian konstruksi sehingga ruas-ruas tersebut dapat dipungsionalkan untuk mendukung pergerakan masyarakat pada periode Nataru nanti,” ujar Ni Komang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Perth, Oase Tersembunyi di Australia Barat untuk Liburan yang Menenangkan

Pergeseran makna liburan di kalangan wisatawan modern kini semakin terasa. Perjalanan tidak lagi semata-mata tentang mengunjungi destinasi ikonik, melainkan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img