Rabu, April 15, 2026

Dampak Pembangunan Pelabuhan, Ekspor RI ke Singapura Turun

Must Read

Moneter.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengungkapkan tren penurunan porsi ekspor nonmigas Indonesia ke Singapura selama beberapa tahun terakhir. Hal itu seiring pengembangan infrastruktur pelabuhan penunjang kegiatan ekspor dan impor.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembagan Perdagangan Kasan Muhri mengatakan, dari tahun 2005 hingga 2017, ketergantungan ekspor nonmigas kita ke Singapura terus menurun.

Selama tahun 2005, porsi ekspor nonmigas ke Singapura mencapai 11 persen atau senilai US$7,1 miliar. Sementara, pada periode Januari-Juni tahun 2017, porsi ekspor ke Singapura hanya sebesar 5,91 persen dari total ekspor nonmigas yang mencapai US$72,36 miliar.

“Pengembangan infrastruktur pelabuhan Tanjung Priok memungkinkan masuknya kapal besar untuk melakukan pengiriman ekspor secara langsung (direct) ke negara tujuan tanpa harus transit di Singapura,” ujarnya di Jakarta, Rabu (26/7) 

Dampaknya, aktivitas perdagangan bisa lebih efisien dan ekspor bisa lebih berkualitas.  “Ini bagus, kaitannya dengan fungsi infrastruktur pelabuhan kita yang semakin diperbaharui,” ucap Kasan.

Menurutnnya, ekspor ke Singapura akan semakin turun jika pelabuhan-pelabuhan besar di Indonesia sudah terbangun, sehingga bisa langsung melakukan ekspor tanpa melewati negara tersebut.

“Kalau pelabuhan di Sumatera dibesarkan lagi, sudah lupakanlah saja Singapura. Maksudnya, ekspor bisa direct tanpa ke Singapura,” jelasnya.

Ia menyebutkan produk nonmigas yang selama ini banyak diekspor ke Singapura merupakan produk primer seperti timah, minyak sawit mentah (CPO), dan emas. “Namun, Singapura juga memiliki permintaan ekspor yang tinggi untuk produk perhiasan,” pungkasnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang paruh pertama tahun 2017 ini neraca dagang nonmigas Indonesia-Singapura mencatatkan surplus sekitar US$630 juta atau turun 54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, US$1,38 miliar.

Sementara untuk ekspor Indonesia ke Singapura tahun 2016 yakni sebesar US$ 9,34 miliar dengan porsi 7% dari keseluruhan ekspor non migas Indonesia. 

Pada tahun 2016 lalu, negara tujuan eskpor non migas Indonesia terbesar yakni China sebesar US$ 15,11 miliar, diikuti Amerika Serikat US$ 15,3 miliar, Jepang US$ 13,2 miliar, India US$ 9,93 miliar, dan Singapura US$ 9,34 miliar.

Rep.Top

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

XChat Segera Meluncur, Elon Musk Tantang Dominasi WhatsApp dan Telegram

Elon Musk akan meluncurkan aplikasi pesan instan terbaru bernama XChat. Aplikasi besutan perusahaan media sosial X ini dikabarkan akan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img