Sabtu, Februari 28, 2026

‘Discover Indonesia’ Hadir di Hong Kong International Film & TV Market

Must Read

Moneter.id – Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf/Baparekraf) mengapresiasi kolaborasi Kemendikbudristek,
Disparekraf Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Film Week (JFW), Asosiasi Produser
Film Indonesia (APROFI), serta para pelaku industri film atas keberhasilannya
membawa Indonesia hadir sebagai country pavilion untuk pertama
kalinya di ajang Hong Kong International Film & TV Market (FILMART).

Paviliun Indonesia di Hong Kong International Film & TV
Market (FILMART) ini mengusung tema ‘Discover Indonesia’. Tema ini diambil
untuk menggambarkan kekayaan dan keragaman Indonesia dalam industri layar
terutama film.

“Tema ini menunjukkan bagaimana Indonesia mampu
menghadirkan karya-karya kreatif, inovatif, inspiratif, dan berdampak positif
bagi masyarakat global,” kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli
Utama Kemenparekraf/Baparekraf Nia Niscaya dalam “Weekly Brief with Sandi
Uno” di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2024).  

Hong Kong International Film & TV Market (FILMART) yang
akan digelar pada 11-14 Maret 2024 di Hongkong ini merupakan pasar konten
hiburan lintas media dan lintas-genre terkemuka di Asia.

Nia menyampaikan, ada 15 delegasi rumah produksi yang akan
hadir pada  Hong Kong International Film & TV Market (FILMART),
di antaranya Adhya Pictures; BASE Entertainment; IDN Pictures; KawanKawan
Media; Lifelike Pictures; Lumine Studio; MAGMA Entertainment; MD Entertainment;
MNC Contents; Palari Films; Produksi Film Negara; Rapi Films; Starvision;
Talamedia; dan Visinema Picture.

Ada juga dua delegasi festival film yaitu Jakarta Film Week
dan Jogja-NETPAC Asian Film Festival.

“Kemenparekraf mengucapkan selamat kepada 15 delegasi rumah
produksi dan dua penyelenggara festival film,” kata Nia.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Pemasaran
Kemenparekraf/Baparekraf, Nova Arisne, menyampaikan bahwa akan ada dua kegiatan
di Paviliun Indonesia, yaitu networking hour dan program talkshow.

“Yang pertama networking hours, jadi
nanti production house yang dibawa Indonesia akan
bertemu production house yang ada di FILMART. Kemudian yang
kedua, juga akan ada program talkshow, ada dua judul yaitu Close
Look at Indonesia untuk industri film dan yang kedua adalah Capturing Wonderful
Indonesia terkait tentang film lokasi dan production asset,” kata
Nova.

Sementara itu, Staf Khusus untuk Dirjen Kebudayaan
Kemendikbudristek, Alex Sihar, menyampaikan bahwa Kemendikbud Ristek pun
mendukung sektor perfilman Indonesia untuk go internasional.

“Tentu dukungannya lebih ke substansi kalau Kemendikbud
Ristek, dan mendorong seperti yang disampaikan Mas Nadiem Makarim untuk
mendorong semakin banyak co production membuat film Indonesia
dan mengajak pembuat film asing untuk bisa terlibat di berbagai macam proyek,”
kata Alex.

Alex juga menyampaikan, bentuk dukungan lainnya yang
dilakukan Kemendikbudristek adalah melalui program Dana Abadi Kebudayaan yang
disalurkan kepada pegiat budaya melalui Indonesiana. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Motorola Resmi Luncurkan razr 60 di Indonesia: Era Baru Ponsel Lipat Pintar Berbasis AI

Motorola kembali menggebrak pasar ponsel premium tanah air dengan mengumumkan kehadiran motorola razr 60 di Jakarta pada Rabu, 25...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img