Senin, Maret 2, 2026

Empat Dekade Mengaspal, Ini Alasan Suzuki Carry Pick Up Jadi Pilihan Konsumen Indonesia

Must Read

Moneter.id – Selama lebih dari
empat dekade kehadirannya, Suzuki Carry Pick Up selalu menjadi andalan konsumen
Indonesia. Pasalnya, biaya perawatan mobil niaga ringan ini terbilang
terjangkau dan hemat. Keunggulan inilah yang menjadi salah satu faktor utama
kendaraan
yang hadir
sejak tahun 1976 ini
memiliki nilai
kepemilikian dengan harga jual tinggi, sehingga menjadikannya kendaraan usaha
sekaligus investasi yang menguntungkan.

Riecky
Patrayudha, General Manager Service PT Suzuki Indomobil Sales

menjelaskan, selain performanya bandel, Suzuki Carry Pick Up itu biaya servis berkalanya
sangat terjangkau. Apalagi untuk para pelaku usaha yang memperhatikan segi ekonomis.
Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi konsumen untuk memaksimalkan kegiatan
usaha mereka.

“Kami harap Carry Pick Up bisa terus
menemani konsumen setia dalam meraih kesuksesan,” kata
Riecky diketerangan
resminya, Selasa (02/04).  

Secara total, keseluruhan biaya
perawatan berkala Carry Pick Up hingga 50.000 KM hanya sekitar Rp2,3 juta. Biaya
tersebut sudah meliputi layanan jasa, suku cadang, dan Suzuki Genuine Oil
(SGO). Pada jarak 1.000 KM, perawatan berkala pertama tidak akan dikenakan
biaya apapun alias gratis.

Sedangkan, untuk servis pada
kelipatan 10.000 KM dengan jarak mulai dari 10.000 KM sampai 50.000 KM, seluruh
biaya jasa gratis dan pelanggan cukup membayar biaya perawatan yang hanya
berkisar Rp300.000 hingga Rp900.000 tiap melakukan perawatan.

“Biaya perawatan berkala ini tidak
termasuk biaya operasional kendaraan sehari-hari dan biaya tidak terduga
lainnya, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Biaya perawatan tersebut menjadi
salah satu faktor kepercayaan pelanggan memilih Carry Pick Up sebagai kendaraan
andalan. Semenjak peluncurannya di Indonesia, Carry Pick Up yang sangat iconic ini telah melewati
perjalanan panjang dengan
peningkatan kualitas performa dan fitur kendaraan
mulai dari dimensi, wheelbase,
ukuran bak, hingga kapasitas mesin
.

Penjualan
mobil legendaris ini pun
terus mencatatkan tren positif bagi
PT Suzuki Indomobil Sales setiap tahunnya. Keberadaan Carry Pick Up kian meneguhkan reputasi Suzuki sebagai penguasa
segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia. 

Pada
tahun 2018, Suzuki berhasil memimpin pasar kendaraan niaga ringan melalui
pertumbuhan penjualan Carry dan Mega Carry dengan jumlah wholesales sebanyak 55.267 unit. Capaian ini menobatkan Carry dan
Mega Carry menjadi raja pick up dengan
pangsa pasar sebesar 51% di kategori Low
Pick Up
dengan kontribusi sebesar 47% terhadap penjualan nasional Suzuki.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Pemerintah Tegaskan Perjanjian Dagang AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan perjanjian perdagangan antara Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat tidak...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img