Kamis, Maret 5, 2026

Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2025: Ekraf Jadi Mesin Pertumbuhan dan Daya Saing Global

Must Read

Perjalanan setahun Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) menjadi ajang refleksi demi penguatan ekonomi kreatif berkelanjutan. Wakil Menteri Ekraf Irene Umar menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, kolaboratif, dan kompetitif di tingkat global.

“Setahun terakhir kami fokus menjadikan kreativitas sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus wadah kolaborasi bagi generasi muda, komunitas, dan industri,” ujar Wamen Ekraf Irene diketerangannya yang dilansir, Selasa (28/10/2025).

Wamen Ekraf Irene juga mengatakan pentingnya memperkuat ekosistem ekraf nasional, mulai dari pengembangan talenta hingga penguatan jejaring lintas subsektor.

“Hal itu sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sepanjang 2025 Kementerian Ekraf di bawah kepemimpinan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dan Wamen Irene Umar, bersama #PejuangEkraf, memberdayakan ribuan pegiat di 38 provinsi melalui program seperti Ekraf Hub, kampanye Oktoberkreasi, Buzz Talk x Volkswagen, APOS CEO Forum, serta berbagai kolaborasi hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, bisnis, komunitas, media, dan lembaga keuangan,” paparnya.

Inisiatif lintas sektor ini memperkuat kapasitas talenta ekraf, memfasilitasi jenama lokal, mendorong karya digital dan produk ekspor, sekaligus menegaskan ekonomi kreatif sebagai the new engine of growth Indonesia, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

Cecep Rukendi selaku Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif memberikan apresiasi kepada para pegiat kreatif dan mitra.

“Hari Ekonomi Kreatif Nasional dirayakan selama satu bulan penuh, dari 1–31 Oktober, sebagai momentum untuk menampilkan inovasi dan kolaborasi sektor kreatif. Dukungan mitra strategis seperti GEKRAFS dan Lippo Mall Nusantara sangat berarti dalam menyukseskan kegiatan ini,” kata Cecep.

Sementara itu, Rezza Artha sebagai Ketua Hekrafnas dari Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS), menekankan pentingnya sinergi antar sektor.

“Ekonomi kreatif kini menjadi tulang punggung inovasi nasional. Kolaborasi pemerintah, komunitas, dan industri tidak hanya memperkuat ekosistem, tetapi juga membuka peluang bagi Indonesia bersaing di pasar global,” ujarnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img