Kamis, April 23, 2026

Hingga Agustus 2018, Serapan Belanja Pemprov Banten Tembus Rp 33,96 Triliun

Must Read

Moneter.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat
Iwa Karniwa mengatakan serapan belanja daerah Pemprov Jawa Barat hingga 24
Agustus 2018 sudah mencapai 50,34% dari Rp33,96 triliun atau sekitar Rp17, 097
triliun dan serapan tersebut masih didominasi belanja pegawai.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat optimistis
serapan anggaran pada tahun 2018 mampu mencapai 95 persen, kalau untuk 100
persen itu memang agak sulit dan bahkan lebih dan jika ini tercapai maka bisa
jadi tertinghi di Indonesia,” Iwa Karniwa, di Gedung Sate Bandung, Senin
(27/8).

Menurut dia, jumlah serapan anggaran tersebut lebih tinggi dibanding dengan
capaian serapan anggaran pada tahun lalu dan diperkirakan akan semakin tinggi
karena dalam waktu dekat ada alokasi anggaran yang akan segera terserap.

“Jadi sebagian besar penggunaan anggaran dalam proses penyelesaian
kontruksi. Percepatan kami lalukan untuk realisasi anggaran bahkan nanti akhir
September atau awal Oktober akan ada tambahan realiasai anggaran,” kata
Iwa.

Iwa menuturkan pada akhir September atau awal Oktober 2018 akan ada di
antaranya tiga jenis realisasi anggaran yang cukup menyerap anggaran belanja
daerah.

Ketiga jenis realisasi anggaran tersebut yaitu pertama pengeluaran triwulanan
seperti bagi hasil pajak dan bukan pajak ke kabupaten kota. “Jadi itu
kan dari Rp6,7 triliun baru Rp3,3 triliun nah nanti akhir September minimal cai
Rp1,7 triliun itu kmungkinannya,” kata dia.

Kemudian yang kedua ialah belanja bantuan keuangan karena di kabupaten kota
baru selesai proses lelang dan akan melanjutkan pada kontruksi hingga terjadi
pencairannya.

Dan ketiga ialah insentif bagi seluruh para pegawai Bapenda Jawa Barat yang
akan terjadi pada awal Oktober 2018. “Kami rencanakan tahun ini
minimal 95 persen kita dorong. Proses lelang bisa jadi kita yang tertinggi
penyerapannya dan Insha Allah tercapai,” ujar dia.

Iwa menambahkan ada tiga OPD di Pemprov Jawa Barat dengan serapan terendah
yaitu Dinas Bina Marga dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perumahan dan
Pemukinan. “Dan ada tiga OPD dengan serapan tertinggi saat ini yaitu
Satpol PP, BPBD dan Sekretariat DPRD Jawa Barat,” tungkasnya.

 

(HAP/Ant)

 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Seleksi Dirut PAW TVRI Dibuka, Publik Diminta Ikut Awasi Prosesnya

Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI membuka seleksi untuk mengisi posisi Direktur Utama Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2023–2028. Proses...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img