Rabu, Maret 4, 2026

Investasi Perkuat Pemulihan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Must Read

Moneter.id – Pemerintah terus berupaya melakukan pemulihan dan
pengembangan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya dengan mendorong
investasi pariwisata dan ekonomi kreatif di berbagai daerah, terutama di 5
Destinasi Super Prioritas (DSP).

Wakil Menteri Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela
Tanoesoedibjo mengatakan, pariwisata akan menjadi salah satu sektor pendorong
pemulihan ekonomi nasional karena pariwisata memiliki multiplier effect yang
luas.

“Pariwisata membawa konsumen
untuk sektor-sektor lainnya secara langsung maupun tidak langsung seperti
transportasi, industri pemasok bahan baku hotel, sektor ekonomi kreatif dari
UMKM, kuliner, kriya, seni pertunjukan, dan masih banyak lainnya,” kata
Angela saat menghadiri acara “Indonesia-China Tourism & Investment
Forum for 5 Key Super Priority Tourism Destinations” yang berlangsung di
The Caldera, Danau Toba, Sumatera Utara, Jumat (18/12/2020).

Ajang “Indonesia-China Tourism
& Investment Forum for 5 Key Super Priority Tourism Destinations”
diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi
dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan Diplomatik Indonesia dan China yang
difokuskan untuk menggalakkan perekonomian pariwisata.

Turut hadir dalam kesempatan
tersebut Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian, serta Wakil Menteri
Kebudayaan dan Pariwisata, Zhang Xu secara daring.

Forum ini memperkenalkan
keistimewaan dan keunikan berbagai kawasan destinasi di Indonesia, sehingga
diharapkan dapat menarik investasi agar percepatan pengembangan Sumber
Pendapatan Daerah (SPD) dapat dilakukan guna menumbuhkan perekonomian
Indonesia.

Angela mengatakan, Indonesia
dianugerahi kekayaan alam dan budaya yang luar biasa yang bisa menjadi modal
besar dalam pembangunan pariwisata berkelas dunia. Karenanya pengembangan
destinasi wisata melalui investasi dinilai akan berdampak besar sekaligus dapat
membantu pemerataan ekonomi dan pembangunan di daerah-daerah. 

Dalam pengembangan pariwisata,
Kemenparekraf/Baparekraf tengah fokus untuk shifting
dari quantity tourism ke quality tourism. Yakni bagaimana
meningkatkan kualitas dari destinasi pariwisata dan produk ekonomi kreatif
Indonesia, sehingga memberi dampak sosial yang luas bagi masyarakat Indonesia,
dan membuat kehidupan masyarakat jauh lebih baik.

Artinya, dalam membangun
pariwisata berkualitas, harus memperhatikan dan membangun semua aspek
pariwisata dan ekonomi kreatif. Di antaranya konektivitas yang memudahkan akses
ke setiap destinasi, infrastruktur yang berkualitas dan berjangka panjang,
menyediakan pengalaman yang unik di setiap destinasi, juga menggunakan analisis
big data, agar bisa memprediksi tren dari perilaku orang-orang yang
beraktivitas dalam ranah pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Diharapkan melalui forum
ini, para investor tidak hanya dapat menarik investasi tapi juga memberikan
pemahaman yang lebih jauh tentang quality
tourism
dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif kita ke
depan,” kata Angela.

Sementara Menteri Koordinator
Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan, hingga
saat ini pemerintah sangat fokus dalam pemulihan ekonomi nasional terutama
dalam bidang pariwisata.

Melalui Kemenko Marves,
pemerintah memang fokus dalam pembangunan lokasi pariwisata yang ada khususnya
Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika, dan Likupang. Pembangunan
infrastruktur akan dikerjakan terutama yang menyambungkan area distribusi,
hingga ada juga untuk akses pariwisata.

“Selain itu, bila memang
perekonomian sudah membaik khususnya di bidang pariwisata maka akan ada
lapangan pekerjaan baru yang bisa bermanfaat bagi kemajuan ekonomi
Indonesia,” kata Luhut.

Forum Investasi hari ini tidak
hanya diaktualisasikan dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik
Indonesia-Republik Rakyat Tiongkok, tapi juga forum untuk mendorong aksi
bilateral yang secara konkret menghasilkan kinerja ekonomi yang stabil dan kuat
di kedua negara.

“Tujuan dari forum Investasi
ini adalah agar kedua negara mencapai pemulihan ekonomi penuh dalam dua tahun,
melalui investasi nyata di bidang pariwisata,” kata Luhut. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img