Kamis, September 24, 2026

IWCA France Resmi Diluncurkan Menghubungkan Perempuan, Kopi, dan Dunia

Must Read

Babak baru dalam penguatan jejaring perempuan di industri kopi internasional dimulai dengan resmi diluncurkannya International Women’s Coffee Alliance (IWCA) France di Village International de la Gastronomie, Place de la Concorde, Paris, pada 12 September 2026.

Sekitar 150 tamu undangan menghadiri acara tersebut, termasuk perwakilan dari sekitar 50 kedutaan besar dari berbagai kawasan dunia, seperti Afrika, Amerika Latin, Eropa, dan Asia. Kehadiran para perwakilan internasional itu menandai pentingnya IWCA France dalam mempertemukan negara-negara penghasil kopi dengan ekosistem kopi Prancis dan Eropa.

Acara peluncuran dibuka dengan sambutan Executive Director IWCA Global, kemudian dilanjutkan sambutan Founding Board IWCA France dan pidato dari President IWCA France, Eka Moncarre. Dalam kesempatan tersebut, IWCA France memperkenalkan visinya untuk membangun jaringan yang menghubungkan perempuan di berbagai lini industri kopi, mulai dari negara penghasil kopi, importir, roaster, barista, pelaku usaha, institusi, asosiasi hingga mitra internasional di Prancis.

Kopi juga menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Para tamu VIP diperkenalkan dengan kopi dari Burundi, Filipina, dan Guatemala. Tiga negara dengan karakter dan cerita kopi yang berbeda tersebut dipertemukan melalui satu bahasa yang sama, yakni kopi.

Tonggak penting lainnya ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara IWCA France, IWCA Spain, dan IWCA Greece. Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi IWCA di kawasan Eropa, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi pertukaran pengetahuan, jejaring profesional, dan peluang bagi perempuan yang berkecimpung di sektor kopi.

Setelah seremoni peluncuran, para tamu mengikuti “Tour du Monde du Café” di Village International de la Gastronomie. Dalam agenda tersebut, peserta diajak mengunjungi lima stand negara, yakni Prancis, El Salvador, Ethiopia, Indonesia, dan Côte d’Ivoire.

Di setiap stand, peserta dapat mencicipi kopi sekaligus bertemu dengan perwakilan masing-masing negara untuk mengenal lebih dekat budaya dan cerita di balik kopi yang mereka hasilkan. Melalui kegiatan ini, kopi tidak hanya dipandang sebagai minuman, tetapi juga sebagai bagian dari budaya sekaligus sarana membangun koneksi antarnegara.

Kehadiran IWCA France juga diarahkan untuk memperkuat posisi Prancis sebagai penghubung antara negara-negara penghasil kopi dengan ekosistem kopi di Prancis dan Eropa. Sejumlah program, seperti Cupping du Monde, business networking, konferensi, serta kegiatan profesional lainnya, diproyeksikan menjadi ruang pertemuan bagi perempuan dari berbagai latar belakang di industri kopi.

IWCA France menilai perempuan memiliki peran penting di sepanjang rantai nilai kopi, mulai dari menanam, memanen, mengolah, memperdagangkan, menyangrai, menyeduh hingga membangun bisnis dan komunitas. Karena itu, penguatan jaringan diharapkan dapat membuat kontribusi perempuan semakin terlihat sekaligus membuka lebih banyak peluang kolaborasi.

Peluncuran IWCA France di Paris pun menjadi langkah awal bagi terbentuknya jaringan yang lebih luas antara perempuan, industri kopi, dan komunitas internasional. Dari Paris, organisasi tersebut membawa visi untuk menjadikan kopi sebagai salah satu sarana yang mempertemukan manusia, budaya, negara, dan peluang.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BI Pertahankan Suku Bunga 5,75%, Fokus Stabilkan Rupiah

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img