Moneter.co.id – Ustadz kondang Yusuf Mansur diisukan membeli sebagian
besar saham Bank Muamalat. “Iya, tunggu pengumuman resmi. Terharu dukungan
kawan-kawan,” katanya, Kamis (22/2).
Pada saat isu tengah merebak, Ustadz Yusuf Mansur
memposting sebuah pernyataan di sosial media. Dia mengajak masyarakat membuka
tabungan baru di Bank Muamalat.
“Siapa yang naro kebaikan, akan dapet
kebaikan. Bismillah. Buat keluarga muslim muslimah, di manapun berada, yuk
ikutan program BUKA BARENG TABUNGAN BARU, di BANK MUAMALAT, Bareng saya dan
keluarga. Kita rame2 bukain tabungan baru di Bank Muamalat kita semua. Bareng.
Tanggal nya lagi saya cariin. Mungkin tanggal 28. Sekalian shalat zuhur bareng.
Jajalin masjid kerennya Muamalat Tower di Lantai 20. Baru direnovasi. Dan MAKAN
BARENG. Asal pada bawa sendiri-sendiri. Hahahahaha. Tunggu dah tanggal
maennya,” katanya seperti dikutip akun Instagram pribadinya yusufmansurnew.
Sementara itu, terkait kabar pembelian saham Bank
Muamalat, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan,
bahwa banyak yang mau ngelamar, tapi
ngomongnya di koran.
Wimboh menambahkan, dengan banyaknya minat untuk akuisisi
Bank Muamalat ini, artinya kinerja bank tersebut masih bagus. “Jangan khawatir. Bank ini bagus, Dana Pihak Ketiga
(DPK) bagus, murah, yang mau beli banyak,” tambahnya.
Kendati demikian, lanjut Wimboh meski ada sedikit
permasalahan seperti kredit bermasalah yang pernah mencatat angka tertinggi
sebesar 7,11% pada akhir 2015, tapi Bank Muamalat dinilai masih memiliki rasio
kecukupan modal atau capital adequacy
ratio (CAR) yang baik.
“Ada lah radang-radang tapi masih bagus, bukan
masalah likuditas. Kalau NPL di atas threshold
diminta setor modal,” jelasnya.
Sementara itu, Wimboh mengatakan akan melakukan pertemuan
dengan pemegang saham Bank Muamalat namun untuk waktunya belum bisa dipastikan.
“Pasti (bertemu). Tunggu waktunya,” pungkasnya.
(HAP)




