Kamis, Maret 5, 2026

Kapal Tongkang Tanpa Muatan Milik PPI Hanyut di Laut Masalembu

Must Read

MONETER
– Tongkang tanpa muatan BG Terus Daya 12, GT 3017 milik PT. Pelayaran Pasifik
Indonesia (PPI) diduga hanyut karena dihempas gelombang dan angin kencang
akibat cuaca buruk di Sumenep pada (12/02/2023) silam.


Salah satu perwakilan PTPPI, Ruslam Alianto
menyebutkan, tongkang tersebut berlayar dari pelabuhan Banjarmasin menuju pelabuhan
dock Lamongan. Kapal tersebut mengalami
mati mesin sebelah kanan sehingga kapal tidak bisa maju.


“Karena kondisi cuaca buruk dan angin kencang saat
kejadian tersebut, kapal terdorong mundur hingga nahkoda mengambil keputusan
untuk melepas tongkang untuk keselamatan awak kapal,” ucap Ruslam.


Selain hilangnya tongkang itu, sejak desember puluhan
rumah di kawasan pesisir juga diterjang banjir rob hingga aktivitas pelayaran
di Masalembu terhambat.


“Cuaca ekstrem memang melanda kawasan Masalembu
Sumenep sejak Desember lalu, dan kondisi cuaca yang buruk itu belum kunjung
membaik,” jelas Ruslam.


Kejadian ini juga sudah dilaporkan ke Polairut,
Angkatan Laut dan Syahbandar, Pemilik yang dalam hal ini PT. Pelayaran Pasifik Indonesia
juga terus melakukan pencarian terhadap tongkang yang hilang tersebut.


Pihak keamanan juga telah mengimbau seluruh
aktivitas di kawasan perairan untuk sementara agar ditunda demi keselamatan
para pelaut dan nelayan yang beroperasi di perairan Masalembu.


Sementara, bagi masyarakat atau Shipping dan Agency
yang berada di sekitar Masalembu, jika mengetahui dan melihat tongkang Terus
Daya 12 hanyut ataupun terdampar bisa menghubungi PT. Pelayaran Pasifik
Indonesia dengan PIC Pak Ruslam Alianto No.HP 08111859129 atau Email di ruslam@ppi.com,
yang di perkirakan arah tongkang hanyut kearah tenggara Masalembo 05° 37′
425″ S 113° 19′ 989″ .


Peristiwa hilangnya tongkang ini menjadi peringatan
bagi para pelaut dan nelayan untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi
cuaca dan gelombang sebelum memulai aktivitas di perairan.


Selain itu, pemerintah
juga diharapkan untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum terhadap
kapal-kapal yang mengabaikan keselamatan pelayaran. Hal ini untuk menghindari
terulangnya peristiwa yang sama di masa mendatang dan menjaga keselamatan para
pelaut dan pengguna laut lainnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

2.280 Ton Beras Premium RI Mulai Dikirim ke Arab Saudi

Pemerintah resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Premium sebanyak kurang lebih 2.280 ton ke Arab Saudi....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img