Rabu, Maret 4, 2026

Kementerian PUPR Serah Terima BMN Tahap II Senilai Rp 19,08 Triliun

Must Read

MONETER
– Kementerian PUPR bersama Kementerian Keuangan menyerahkan Barang Milik Negara
(BMN) dengan total nilai mencapai Rp 19 triliun. Kegiatan ini menjadi
penyerahan
Tahap
II tahun 2022,  bahkan kegiatan ini menjadi salah satu upaya
percepatan penyerahan infrastruktur yang telah dibangun Kementerian PUPR.


“Kementerian PUPR siap membangun
infrastruktur dari dana APBN untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Menteri
PUPR, Basuki Hadimuljono dalam kegiatan serah terima hibah Barang Milik Negara (BMN)
Kementerian PUPR Tahap 2 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu
(7/12/2022).


Dalam momen Serah Terima BMN Tahap II
Kementerian PUPR, Dirjen Bina Marga menyerahkan secara simbolis 13.628 bidang
sertifikat kepada Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR. Berdasarkan data Ditjen
Bina Marga, besaran nilai BMN yang diserahterimakan mencapai Rp1,484 triliun.


Dari seluruh nilai tersebut, hibah
dibagi menjadi 47 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional yang
tersebar di berbagai Pemerintah Provinsi. Dimana aset yang diserahkan dalam
bentuk jalan nasional, arteri, jembatan, peralatan dan mesin.


“Yang kita serahkan itu memang
jalan-jalan di daerah yang mendukung fungsi jalan nasional. Agar pengelolaan
manfaatnya dirasakan oleh masyarakat,” ujar
nya.


Penyerahan
aset BMN
Tahap II
ini diberikan kepada 43 Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten. Terdiri
dari 6 aset kepada Pemerintah Provinsi dan 37 aset diserahkan kepada Pemerintah
Kabupaten.


Sebelum
dihibahkan, aset tersebut merupakan aset daerah yang dibangun dengan skema
bantuan Kementerian PUPR. Sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri PUPR, aset
yang telah selesai dikerjakan kemudiah diserahkan kembali kepada Pemerintah
Daerah.


Basuki menjelaskan bahwa catatan hibah
tahun 2022 memiliki tren meningkat dibanding beberapa tahun lalu. Hal ini
disebabka oleh penyelesaian program Rencana Pembangunan Jangka Menegah (RPJM)
yang banyak diselesaikan tahun ini.


Basuki berharap, institusi,
lembaga, atau pun Pemerintah Daerah yang menerima hibah BMN tahap 2 dapat
melakukan pemeliharaan aset dengan maksimal. Karena pemeliharaan menjadi
catatan pekerjaan rumah yang harus dihadapi.


Meski demikian, walau aset tersebut
telah dihibahkan kepada Pemerintah Daerah, tetapi Kementerian masih memiliki
kewajiban melakukan pembinaan. Hal ini dapat diartikan sebagai fungsi
  pengawasan yang dilakukan Kementerian.


“Pembinaan maupun pengawasan kami
lakukan dengan dorongan pengaduan masyarakat. Apabila masyarakat ada keluhan
terhadap jalan atau aset lain, itu bisa disampaikan untuk kita langsung
tangani,”
terangnya.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal
Kementerian PUPR, Mohammad Zainal Fatah menjelasknan bahwa kegiatan serah
terima BMN tahap II ini sebagai kelanjutan serah terima tahap pertama pada 29
Maret 2022 lalu. Dimana total nilai BMN mencapai Rp 222,58 triliun.


Rincian total sebaran BMN yang
diserahkan kepada negara, diperuntukkan kepada 
tiga Kementerian/Lembaga senilai total Rp 1,46
trilliun,  26 Pemerintah Provinsi senilai Rp 3 trillun, 391 Pemerintah
Kabupaten/ Kota / Desa senilai 14,12
trilliun,
serta 5 Perguruan Tinggi dengan total aset senilai Rp 149,6
trilliun dan penyerahan
BMN kepada 156 Yayasan senilai  Rp 390,9
miliar. 


Pada kesempatan itu, ia juga
menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani
yang telah mendukung program pembangunan infrastruktur hingga dilakukan serah
terima BMN tahap 2 ini.


Pada kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan
setinggi-tingginya kepada Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani, beserta jajarannya
yang telah bekerja sama dengan baik dalam mendukung program pembangunan
infrastruktur sampai pada akhirnya dilakukan serah terima BMN pada hari ini,
” tutur Zainal.


Ia berharap berharap
sinergi Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan serta seluruh Kementerian,
Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/ Kota, Yayasan, dan Perguruan Tinggi
ini dapat lebih solid dan berkembang di masa depan.


Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengungkapkan
rasa terima kasih atas kerja keras dari Kementerian PUPR yang tidak kenal lelah
membangun infrastruktur dan cepat dalam melaksanakan tugas yang diberikan
seperti dalam penanganan pascabencana alam yang terjadi di Indonesia.


“Sesuai tagline Kementerian PUPR Sigap Membangun Negeri telah memberikan
hasil karya nyata dengan membangun infrastruktur bagi masyarakat. Terima kasih
Pak Basuki sebagai Bapak Pembangunan Indonesia,” ungkap Sri Mulyani.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Alibaba Cloud Ubah Milano Cortina 2026 Jadi Olimpiade Paling Cerdas dalam Sejarah

Alibaba Group selaku Mitra TOP Global International Olympic Committee (IOC) secara resmi menghadirkan Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Milano...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img