Moneter.co.id – Moda transportasi antarterminal berbasis kereta tanpa pengemudi (driverless) atau Sky Train (Automated People Mover System/APMS) akan beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta sebelum Lebaran 2017.
Tahap pertama, kereta melayang tanpa pengemudi itu akan menghubungkan terminal 3 dan terminal 2 Bandara Soetta.
Direktur Operasional dan Teknik PT Angkasa Pura II, Djoko Murjatmodjo, mengatakan pada tahap pertama yang menghubungkan terminal 3 dan 2 dapat selesai dan digunakan pada masa lebaran 2017.
“Untuk tahap pertama pada lebaran sudah dapat digunakan satu jalur dari terminal 3 ke terminal 2, dan agustus september itu satu gerbong lagi akan terbangun,” kata Djoko di Bandara Soetta, Cengkareng, Tangerang, Selasa (28/3).
Sedangkan, untuk tahap kedua, yang menghubungkan keseluruhan rute, mulai dari Terminal 3, Terminal 2, Stasiun Kereta Bandara, dan Terminal 1 akan dapat selesai pada tahun 2018-2019. “Tahap kedua kira-kira 2018-2019 sudah kita bangun, kita sedang bikin kajian,” ujar dia.
Ia menjelaskan, tarif bagi pengguna jasa bandara menggunakan kereta layang tanpa awak tersebut bebas biaya alias gratis. Setiap dua gerbong kereta, disebutkan mampu menampung penumpang hingga 176 orang. “Satu trainset ada dua gerbong, targetnya jarak satu trainset itu, kita target per lima menit,” ujar Djoko.
(TOP)




