Moneter.id – PT Bank
Danamon Indonesia Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp 1,25 triliun pada
kuartal I/2020. Laba bersih ini tumbuh 33 persen dibandingkan periode yang sama
tahun 2019.
Pertumbuhan laba didongrak penyaluran
kredit di segmen enterprise banking
dan consumer mortgage, serta kredit
kendaraan bermotor. Pertumbuhan laba bersih perseroan juga didukung komposisi
pendapatan biaya atau fee-based income
serta pertumbuhan dana murah (CASA) sebesar 17 persen dibandingkan setahun
sebelumnya menjadi Rp 59,7 triliun.
Kata Yasushi Itagaki, Direktur Utama
Bank Danamon, segmen enterprise banking
mulai menunjukkan pertumbuhan kredit signifikan yang didukung oleh kerja sama
dengan perusahaan-perusahaan besar global yang kami jalin tahun lalu.
“Pendapatan biaya didorong oleh
perpanjangan kemitraan bancassurance strategis
kami dengan Manulife Indonesia,” ucapnya, Jumat (1/5/2020).
Bank Danamon melaporkan, total
penyaluran kredit dan trade finance
sepanjang kuartal I 2020 mencapai Rp 147 triliun. Angka ini naik 7 persen
secara tahunan (yoy).
Secara segmen, penyaluran kredit di
segmen perbankan korporasi, perbankan komersial dan institusi keuangan naik 22
persen menjadi Rp 49,5 triliun pada kuartal I/2020.
Sementara itu, penyaluran kredit UMKM
dan konsumer masing-masing tercatat sebesar Rp 28,5 triliun dan Rp 8,9 triliun
pada kuartal I/2020.
Adapun pembiayaan kendaraan bermotor
oleh Adira Finance tumbuh 4 persen (yoy)
menjqdi Rp 54,7 triliun. Capaian ini terjadi di tengah perlambatan pada
industri otomotif. Rasio kredit bermasalah (non
performing loan/NPL) Bank Danamon per akhir kuartal I/2020 tercatat sebesar
3,4 persen.
Bank Danamon telah menganggarkan
pencadangan yang lebih tinggi, yakni 129,3 triliun. Pendapatan biaya (fee
income) tumbuh 67 persen pada kuartal I/2020 dibandingkan setahun
sebelumnya menjadi Rp 1,3 triliun.
Kenaikan ini ditopang pertumbuhan 192
persen dari bancassurance dan
pendapatan treasury dari marketable securities dan valuta asing
yang tumbuh 156 persen.
Selain itu, Bank Danamon telah
melaporkan pertumbuhan dana murah (Current
Account Saving Account/CASA) sebesar 17 persen pada kuartal I/2020 menjadi
Rp 59,7 triliun. Adapun rasio CASA perseroan mencapai 49,9 persen.
Rasio
kecukupan modal atau capital adequacy
ratio (CAR) Bank Danamon secara konsolidasian meningkat menjadi 22,1 persen
pada akhir Maret 2020.




