Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya di panggung kuliner dunia dengan berpartisipasi dalam Village International de la Gastronomie 2026 yang akan digelar pada 10–13 September 2026 di Place de la Concorde, Paris, Prancis. Partisipasi tahun ini menjadi momen istimewa karena menandai satu dekade kehadiran Indonesia secara konsisten dalam ajang gastronomi internasional tersebut.
Melalui La Maison de l’Indonésie, Indonesia akan menghadirkan beragam kekayaan kuliner, budaya, dan produk unggulan Nusantara kepada ribuan pengunjung dari Prancis maupun berbagai negara lainnya. Selama empat hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mencicipi hidangan khas Indonesia sekaligus mengenal berbagai produk lokal seperti kopi, jamu, rempah-rempah, serta aneka produk UMKM yang menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Tahun ini, festival juga akan semakin semarak dengan kehadiran Italia sebagai Guest of Honor, yang akan menampilkan tradisi kulinernya bersama puluhan negara peserta lainnya. Kehadiran Indonesia di tengah ajang internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi kuliner Nusantara di mata dunia.
Founder La Maison de l’Indonésie, Eka Moncarre, mengatakan keikutsertaan Indonesia selama 10 tahun berturut-turut merupakan bukti bahwa kuliner Indonesia memiliki daya tarik yang semakin besar di tingkat internasional. Menurutnya, kuliner juga telah berkembang menjadi instrumen diplomasi yang efektif dalam mempererat hubungan antarbangsa sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat global.
“Kami bangga dapat kembali mewakili Indonesia di Village International de la Gastronomie dan merayakan sepuluh tahun perjalanan Indonesia dalam ajang ini. Konsistensi ini menunjukkan bahwa kuliner Indonesia memiliki daya tarik yang kuat dan semakin mendapat tempat di hati masyarakat internasional. Kami berharap kehadiran Indonesia tahun ini semakin memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata kuliner kelas dunia sekaligus mendukung promosi produk-produk Indonesia di pasar Eropa,” ujar Eka.
Selama satu dekade terakhir, partisipasi Indonesia di Village International de la Gastronomie telah menjadi bagian penting dari strategi gastro-diplomasi, yakni pemanfaatan kuliner sebagai sarana diplomasi budaya dan ekonomi. Beragam makanan tradisional, minuman khas, rempah-rempah, hingga produk lokal Indonesia secara konsisten mendapat sambutan positif dari para pengunjung festival.




