Senin, Juli 6, 2026

Tren Liburan Bergeser, Destinasi Non-Mainstream Jadi Motor Baru Pariwisata Indonesia

Must Read

Pola perjalanan wisata selama musim panas 2026 mengalami pergeseran. Wisatawan kini semakin tertarik mengunjungi destinasi yang menawarkan ketenangan, keindahan alam, dan aktivitas luar ruang dibandingkan kawasan wisata yang telah lama populer. Tren tersebut membuka peluang bagi sejumlah daerah berkembang untuk menjadi penggerak baru sektor pariwisata nasional.

Data Airbnb menunjukkan kawasan di luar kota-kota besar mulai mencatat peningkatan minat wisatawan. Samosir di Sumatera Utara, misalnya, menjadi daerah dengan proporsi listing penginapan tepi danau tertinggi di Indonesia, yakni hampir 90%. Posisi ini memperkuat daya tarik kawasan Danau Toba sebagai destinasi bagi wisatawan yang mencari pengalaman menginap yang lebih dekat dengan alam.

Salah satu akomodasi yang ditawarkan adalah Family Cabin Lake Toba yang mengusung konsep kabin kayu dengan ruang berkumpul dan panorama langsung ke Danau Toba. Konsep tersebut dinilai sejalan dengan meningkatnya permintaan terhadap pengalaman menginap yang lebih personal dan bernuansa alam.

Di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tren wisata berbasis aktivitas juga semakin menguat. Airbnb mencatat lebih dari 10% listing di wilayah tersebut berada di sekitar lokasi selancar. Data ini menunjukkan meningkatnya minat wisatawan untuk memadukan liburan dengan aktivitas olahraga dan petualangan di alam terbuka.

Sementara itu, Kampar, Riau, berkembang sebagai tujuan wisata golf. Lebih dari 95% akomodasi Airbnb di daerah tersebut berada di sekitar lapangan golf, mencerminkan besarnya potensi pasar wisata berbasis olahraga. Salah satu pilihan akomodasi ialah The Pass Dam House yang memiliki akses mudah dari Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II sekaligus dekat dengan berbagai fasilitas rekreasi.

Airbnb juga mencatat perubahan preferensi wisatawan Gen Z dari kawasan Asia Pasifik. Wisatawan muda asal Australia mulai memilih Lombok sebagai destinasi alternatif untuk menikmati suasana pantai yang lebih tenang dan mencoba olahraga selancar.

Di sisi lain, Bali tetap menjadi magnet bagi wisatawan Gen Z asal Jepang berkat kekuatan budaya dan keramahan masyarakatnya. Sementara itu, Jakarta semakin menarik perhatian wisatawan muda asal Malaysia yang ingin mengeksplorasi kawasan kreatif hingga mencicipi ragam kuliner lokal.

Menurut Airbnb, perubahan tersebut menunjukkan bahwa wisatawan kini semakin mencari pengalaman yang lebih autentik dibanding sekadar mengunjungi destinasi populer.

“Perkembangan ini mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam cara wisatawan menjelajahi Indonesia. Mereka tidak lagi hanya berfokus pada destinasi yang sudah dikenal, tetapi juga mulai mencari local gems yang sedang berkembang dan cara berwisata yang terasa lebih autentik,” tulis Airbnb dalam keterangannya, Sabtu (4/7).

Airbnb menilai tren tersebut menjadi peluang bagi daerah-daerah dengan potensi wisata alam dan budaya untuk meningkatkan daya saing, seiring semakin besarnya minat wisatawan terhadap pengalaman menginap yang unik dan terhubung dengan karakter lokal.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Lazada Klaim Penjualan TV Samsung Melonjak Tiga Digit saat Kampanye 6.6

Persaingan di industri e-commerce tak lagi sekadar soal menjadi kanal penjualan bagi merek. Di tengah perlambatan daya beli dan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img