Moneter.id – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan laba bersih sebesar
Rp3,93 triliun pada kuartal III/2018. Laba bersih ini meningkat sekitar 49,7%
dibanding periode yang sama tahun 2017.
“Keberhasilan itu dapat terwujud dengan penerapan
strategi usaha yang efektif serta efisiensi yang berkelanjutan di semua
lini,” kata Direktur Utama PTBA, Arviyan Arifin di Jakarta, Rabu (14/11).
Arifin mengemukakan kinerja laba itu seiring dengan
membaiknya operasional pada periode itu, volume produksi meningkat sebesar 16%,
volume penjualan ekspor naik 39%, dan tentunya harga jual rata-rata yang juga
mengalami peningkatan sebesar 13% dibandingkan kuartal ketiga 2017 lalu.
Ia menambahkan perseroan juga mencatatkan kenaikan
pendapatan usaha pada kuartal III/2018 sebesar 21% menjadi Rp16,04 triliun
dibandingkan periode sama tahun lalu Rp13,2 triliun.
“Pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan
batubara ekspor yakni 52%, sebesar 46% dari domestik. Dan sisanya dari aktivitas
usaha lainnya,” paparnya.
Pada 2018, lanjut dia, PTBA merencanakan produksi sebesar
25,54 juta ton, naik 5% dari realisasi tahun 2017 lalu 24,25 juta ton.
Untuk penjualan, ia menyampaikan, pada 2018 perseroan
menargetkan peningkatan volume penjualan menjadi 25,88 juta ton, dengan
komposisi 53% atau 13,74 juta ton untuk pasar domestik, dan 47% (12,15 juta
ton) untuk pasar ekspor.
Terkait investasi, PTBA menganggarkan investasi sebesar
Rp6,55 triliun, yang terdiri dari RpRp1,32 triliun untuk investasi dan sisanya
Rp5,23 triliun untuk investasi pengembangan.




