Kamis, Maret 5, 2026

Lifting Migas Indonesia Capai 100,2 Persen atau 706,2 Ribu Barel Minyak per Hari

Must Read

Moneter.id

Pada kuartal III 2020, kinerja
hulu migas mencatatkan realisasi lifting minyak
Indonesia mencapai 100,2 persen atau 706,2 ribu barel minyak per hari (BOPD)
dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) sebesar
705 BOPD.

Kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi
Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta, upaya
ini tak lepas dari kerja keras SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama
(KKKS) Migas untuk terus menggenjot kegiatan eksplorasi.

“Kami apresiasi upaya SKK Migas yang telah
memberikan masukan kepada para kontraktor migas dalam perencanaan kegiatan
eksplorasi dan eksploitasi serta mengatur neraca keuangannya,” ungkapnya,
Sabtu (24/10/2020).

Hingga September 2020, tercatat lifting migas sebesar 1.689 ribu barel minyak ekuivalen per hari
(BOEPD) dengan rincian lifting minyak
sebesar 706,2 BOPD dan lifting
(salur) gas sebesar 5.502 juta standar kubik per hari (MMSCFD) atau 99,3 persen
dari target APBN-P yakni 5.556 MMSCFD.

Guna mengawal keberlangsungan kegiatan usaha hulu
migas, SKK Migas mencanangkan 4 (empat) strategi untuk mendukung long term plan (LTP), yaitu Improving Existing Asset Value, Resource to Production (R to P), Enhanced Oil Recovery (EOR), dan
eksplorasi.

Hingga September 2020 telah berhasil diselesaikan
survei seismik 2D di open area sepanjang 25.150 kilometer (KM) dan di wilayah
kerja aktif sepanjang 1.779 KM sehingga total saat ini mencapai 26.929 KM.

Selain itu, sepanjang 2020 telah dilakukan 11
pemboran sumur eksplorasi dengan sukses rasio mencapai 55 persen. Juga
dilaksanakan pemboran sumur dengan target big
fish-giant
sebanyak 6 sumur wildcat
dengan 2 sumur mengkonfirmasi penemuan.

SKK Migas juga berhasil mempercepat proses Plan Of Development (POD). Kegiatan ini
merupakan upaya untuk mempertahankan cadangan migas secara berkelanjutan dengan
target Reserve Replacement Ratio
(RRR) mencapai 100 persen setiap tahunnya.

Hingga September 2020 RRR telah mencapai 69,6 persen
dari penyelesaian 15 POD dengan penambahan cadangan sebesar 514 juta barel
minyak ekuivalen (MMBOE).

Asal tahu saja, terkait dengan penyelesaian proyek
migas, SKK Migas telah menyelesaikan 9 proyek dari 14 proyek yang akan onstream tahun ini. Dari kesembilan
proyek tersebut, diperoleh tambahan produksi sebesar 3.182 BOPD dan 296 MMSCFD.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Metrodata Electronics Perkuat Talenta Digital Sebagai Fondasi Transformasi AI di Indonesia

PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL), emiten Teknologi Informasi (TI) dan peralatan komunikasi terbesar di Indonesia, kini tengah mengoptimalkan pemanfaatan...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img