Selasa, Juni 2, 2026

Menkeu: Indonesia Gelontorkan Dana Penanganan Covid-19 untuk Program PEN Sebesar Rp695,2 Triliun

Must Read

Moneter.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan kerugian ekonomi global akibat pandemi virus corona diprediksi mencapai US$12 triliun atau sekitar Rp176,4
ribu triliun (asumsi kurs Rp14.700 per dolar AS) pada 2021.  

“Dampak krisis akibat ini akan berbeda
setiap negara di mana negara dengan fundamental ekonomi tidak kuat berpotensi
mengalami krisis utang,” katanya dalam konferensi pers realisasi APBN semester
I 2020, Senin (20/7/2020).

Kata Menkeu, semua negara tengah
berjuang untuk mengatasi dampak pandemi kepada perekonomiannya. “Semua
alami struggle atau berjuang untuk
menghadapi Covid-19 agar tidak terjadi gelombang kedua,” papar Menkeu Sri.

Terkait anggaran yang digelontorkan tiap
negara, lanjut Menkeu, Indonesia sendiri menggelontorkan dana penanganan
covid-19 termasuk untuk program Pemulihan Ekonomi nasional (PEN) sebesar
Rp695,2 triliun. Dana itu naik dari usulan semula Rp405,1 triliun.

Rinciannya untuk stimulus sektor kesehatan Rp87,55 triliun,
perlindungan sosial Rp203,9 triliun, sektoral K/L dan pemerintah daerah
Rp106,11 triliun, sektor UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57
triliun, dan insentif dunia usaha Rp120,61 triliun. 

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

Penguatan Dolar AS Dorong Koreksi HPE dan HR Emas pada Periode I Juni 2026

Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) komoditas emas untuk periode pertama Juni 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img