Selasa, Maret 3, 2026

Menkeu Klaim Utang Indonesia Terus Menurun dari Tahun ke Tahun

Must Read

Moneter.co.id – Menteri
Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan, utang Indonesia terus alami penurunan
dari tahun ke tahun.

“Sesuai
dengan yang diatur dalam Undang-Undang Keuangan. Setiap tahun kami tidak boleh
utang lebih dari tiga persen dari total kue ekonomi kita,” ujarnya, Sabtu
(26/5), seperti dikutip dari Antara.

Menkeu mengatakan,
untuk kue ekonomi Indonesia atau produk domestik bruto (PDB) di Indonesia saat
ini sebesar Rp 14.000 triliun. 
“Pada tahun
sebelumnya, utang Indonesia berada pada angka 2,99%, tahun lalu turun menjadi
2,55%. Tahun ini kembali turun menjadi 2,19%.

Ia menjelaskan,
Pemerintah menargetkan pada tahun depan, utang kita bisa turun dua persen dari
angka saat ini.

Berdasarkan UU
Keuangan, Menkeu menuturkan, batas maksimum utang total tidak boleh lebih besar
dari 60% dari produk domestik bruto (PDB) dalam negeri. Oleh karena itu, jika
melihat PDB Indonesia sekitar Rp 14.000 triliun, batas maksimum utang bisa
mencapai Rp 8.400 triliun. “Padahal sekarang utang kita sekitar Rp 4.000
triliun,” ujar Menkeu.

Terkait hal
itu, ia menyayangkan pernyataan mengenai utang negara yang seakan-akan
memojokkan pemerintah. “Utang ini bukan seenaknya Menteri Keuangan, semua
sudah diatur dalam Undang-Undang,” ujar dia.

Selama ini,
menurut dia, utang masa lalu Indonesia juga telah dibayarkan tetapi ada
pengajuan utang baru. Ia mengatakan, utang baru itu dampak dari neraca
perdagangan dalam negeri yang alami defisit.

“Untuk
diketahui, penerimaan negara yang di antara berasal dari pajak dan hibah
sebesar Rp 1.890 triliun, sedangkan untuk kebuthan belanja negara sekitar Rp
2.200 triliun. Pada prinsipnya kita mengalami defisit sekitar Rp 325
triliun,” ujar dia.

Menkeu menambahkan,
tingginya kebutuhan belanja negara tidak lepas dari banyaknya subsidi dari
pemerintah yang masih dirasakan oleh masyarakat. Di sisi lain, pemerintah juga
terus membenahi infrastruktur untuk kemudahan hidup masyarakat termasuk untuk
perkembangan industri di dalam negeri.

Sekedar
informasi, utang pemerintah RI kini mencapai Rp 4.180,61 triliun hingga
April 2018. Jumlah ini melonjak Rp 44,22 triliun dibanding posisi Maret sebesar
Rp 4.136,39 triliun.

 

(HAP)

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
Latest News

BCA Alokasikan Dana Tunai Rp65,7 Triliun Guna Penuhi Kebutuhan Transaksi Ramadan dan Idulfitri 2026

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan kesiapannya dalam mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026....
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img